Sambut Tahun Baru 2026, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma Pilih Sambangi Penyandang Disabilitas

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Jan 2026 08:23 20 Redaksi

Jatengvox.com – Alih-alih merayakan malam pergantian tahun dengan kemeriahan, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma justru memilih cara yang sederhana namun sarat makna. Menyambut Tahun Baru 2026, Paramitha turun langsung menyambangi rumah-rumah penyandang disabilitas di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Didampingi sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah, Paramitha melakukan kunjungan door to door. Ia menyapa warga, berbincang hangat, sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok rentan.

Paramitha menyampaikan bahwa pergantian tahun seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan semata, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan empati sosial.

Baca juga:  BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34% hingga Februari 2026

“Tahun Baru bukan hanya soal kegembiraan, tapi juga tentang bagaimana kita saling peduli dan menguatkan,” ujar Paramitha dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).

Ia menegaskan, doa dan kepedulian sosial menjadi cara terbaik untuk mengawali tahun baru, terlebih bersama mereka yang membutuhkan perhatian lebih, seperti penyandang disabilitas.

Menurut Paramitha, penyandang disabilitas merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat Brebes yang memiliki hak yang sama untuk diperhatikan dan dilibatkan dalam pembangunan daerah.

“Warga kurang mampu dan penyandang disabilitas adalah bagian penting dari masyarakat Brebes yang patut kita jaga dan bantu,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Baca juga:  Optimalisasi Promosi UMKM melalui Pembuatan dan Pemasangan Banner oleh Mahasiswa KKN UIN Walisongo

Kehadiran pemerintah daerah, lanjut Paramitha, bukan sekadar simbolik, melainkan wujud nyata bahwa negara hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas melalui berbagai kebijakan dan program yang lebih inklusif.

“Kami akan merencanakan program yang lebih ramah disabilitas, baik di bidang layanan publik, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya.

Paramitha menekankan bahwa kepedulian sosial harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya sebatas pernyataan.

Menutup kunjungannya, Paramitha menyampaikan harapannya agar pembangunan Brebes berjalan secara adil dan merata.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Delik Ajak Siswa SD Rajin Gosok Gigi Lewat Edukasi Menarik

“Kalau kita ingin Brebes maju, tidak boleh ada warga yang tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA