Dompet Dhuafa Targetkan Bangun 1.000 Rumah Sementara untuk Penyintas Bencana di Sumatra

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra terus berjalan. Salah satu upaya konkret datang dari Lembaga Kemanusiaan Dompet Dhuafa yang menargetkan pembangunan 1.000 Rumah Sementara (Rumtara) bagi para penyintas bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Program ini menjadi bagian penting dari fase pemulihan (recovery), terutama bagi warga yang telah berbulan-bulan hidup di pengungsian tanpa kepastian tempat tinggal. Melalui Rumtara, Dompet Dhuafa berupaya menghadirkan hunian sementara yang aman sekaligus menjadi pijakan awal bagi penyintas untuk kembali menata kehidupan.

Pembangunan 1.000 unit Rumtara akan dilakukan secara bertahap dan tersebar di tiga provinsi terdampak. Untuk tahap awal, Dompet Dhuafa menargetkan 200 unit Rumtara rampung pada Januari 2026, mencakup wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Sebagai penanda dimulainya program tersebut, Dompet Dhuafa meresmikan lima unit Rumtara pertama di Tamiang Kota, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Rabu (31/12/2025). Setelah Aceh Tamiang, pembangunan akan dilanjutkan ke Pidie Jaya, serta sejumlah titik lain di Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Baca juga:  Sinergi Lawan DBD, KKN UIN Walisongo Bersama Kader Desa Kliris dan Petugas Kesehatan Galakkan PSN di Permukiman Warga 

Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak para penyintas yang hingga kini masih tinggal di tenda pengungsian atau menumpang di rumah kerabat.

Berbeda dari hunian darurat berbasis barak, Rumtara dibangun di atas lahan bekas rumah masing-masing penerima manfaat. Setiap unit memiliki ukuran 4,8 x 4,8 meter, cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga kecil sambil menunggu proses pemulihan jangka panjang.

Pembangunan Rumtara diprioritaskan bagi penyintas yang rumahnya hancur dan tidak lagi layak dihuni, khususnya mereka yang telah lebih dari satu bulan berada di pengungsian.

“Alhamdulillah, Dompet Dhuafa hari ini telah merampungkan beberapa unit hunian sementara yang kami beri nama Rumtara. Kami menargetkan bisa membangun 1.000 unit dalam satu tahun ke depan,” ujar Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, dalam keterangannya.

Baca juga:  KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Menurut Ahmad Juwaini, Rumtara tidak hanya dimaksudkan sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol harapan bagi para penyintas untuk bangkit dari bencana.

“Kami ingin menghadirkan harapan, bahwa setelah bencana, masih ada masa depan yang bisa diperjuangkan,” katanya.

Dompet Dhuafa menetapkan kelompok rentan sebagai prioritas penerima manfaat, di antaranya lansia, janda, anak yatim, serta ustaz dan guru honorer yang terdampak langsung dan kehilangan tempat tinggal.

Untuk mewujudkan target tersebut, Dompet Dhuafa juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, mitra kebaikan, dan para donatur untuk turut berkontribusi mendukung pembangunan Rumtara di berbagai wilayah Sumatra.

Program Rumtara merupakan bagian dari pendekatan pemulihan terpadu yang disiapkan Dompet Dhuafa. Selain hunian sementara, lembaga kemanusiaan ini juga merencanakan pembangunan fasilitas pendukung di sekitar area Rumtara, seperti:

  • Sumur dan akses air bersih

  • Listrik

  • Mushola

  • Taman bermain anak

  • Sarana pendukung lainnya

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 14 Tahun 2025 Resmi Mengakhiri Masa Pengabdian di Desa Boja

Di sektor kesehatan, Dompet Dhuafa menyiapkan reaktivasi klinik dan fasilitas kesehatan, pos medis, pos gizi, layanan difabel, hingga pendampingan kesehatan masyarakat.

Sementara di bidang pendidikan, program yang disiapkan meliputi Sekolah Ceria, bantuan perlengkapan sekolah, sekolah darurat, renovasi sekolah terdampak, serta komunitas pembelajaran darurat untuk anak-anak penyintas.

Pemulihan pascabencana juga menyentuh aspek ekonomi. Dompet Dhuafa menggulirkan sejumlah program, seperti cash for work, bantuan modal usaha (Mufakat), serta perbaikan sektor usaha kecil yang terdampak bencana.

Selain itu, layanan pendukung lain terus berjalan, mulai dari distribusi air bersih melalui mobil tangki, musala darurat, renovasi masjid, hingga layanan servis motor gratis bagi warga terdampak.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin
WiFi Terbaik Selalu Dicari Oleh Pelanggan, Ini Yang Harus Diperhatikan Provider
SusHi Tech Tokyo 2026 – Konferensi Inovasi Global Terbesar di Asia Akan Diselenggarakan di Tokyo Mendorong Kota Berkelanjutan Melalui Teknologi Tinggi
Respon Cepat PTPN Group Bangun Kembali Gedung Sekolah di Rokan Hulu Pasca Terbakar
Kenali Modus Email Pishing dan Cara Menghindarinya
30 Hakim Indonesia Ikuti Pelatihan di India, Perkuat Kapasitas Peradilan di Era Digital
EVOS GOPAY Watch Party Perdana di Tangerang, Perkuat Interaksi Komunitas hingga Hadirkan Mini Turnamen
Pelindo Multi Terminal Catat Pertumbuhan Bongkar Muat Nonpetikemas di Branch Gresik

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 20:03 WIB

Investor Indonesia Adaptif di Tengah Krisis, CEO Bittime Soroti Tren USDT hingga Bitcoin

Jumat, 24 April 2026 - 19:03 WIB

WiFi Terbaik Selalu Dicari Oleh Pelanggan, Ini Yang Harus Diperhatikan Provider

Jumat, 24 April 2026 - 19:03 WIB

SusHi Tech Tokyo 2026 – Konferensi Inovasi Global Terbesar di Asia Akan Diselenggarakan di Tokyo Mendorong Kota Berkelanjutan Melalui Teknologi Tinggi

Jumat, 24 April 2026 - 19:03 WIB

Respon Cepat PTPN Group Bangun Kembali Gedung Sekolah di Rokan Hulu Pasca Terbakar

Jumat, 24 April 2026 - 18:03 WIB

Kenali Modus Email Pishing dan Cara Menghindarinya

Berita Terbaru

Berita

Kenali Modus Email Pishing dan Cara Menghindarinya

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:03 WIB