Pemprov Jateng Pulangkan 18 Warga Terdampak Banjir Bandang di Aceh Tengah

Selasa, 30 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi warganya yang terdampak bencana di perantauan. Pada Senin (29/12/2025), sebanyak 18 warga Jawa Tengah yang terdampak banjir bandang di Aceh Tengah, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

Belasan warga tersebut sebelumnya bekerja sebagai penderes getah pinus di wilayah Aceh Tengah. Setelah bencana melanda dan memaksa mereka mengungsi, Pemprov Jateng bergerak cepat memfasilitasi kepulangan dengan menggandeng pemerintah pusat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Proses pemulangan dilakukan menggunakan pesawat Hercules bersama delapan warga asal Provinsi Banten dan Jawa Barat. Rombongan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 14.05 WIB.

Baca juga:  DWP Jateng Ajak Anggota Belajar Mengatur Keuangan di Tengah Gaya Hidup Kekinian

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Sarido, menjelaskan bahwa dari 18 warga yang dipulangkan, mayoritas berasal dari Kabupaten Cilacap.

“Enam belas orang warga Cilacap, satu orang dari Brebes, dan satu orang dari Pemalang,” ungkap Sarido.

Setibanya di Jakarta, sebanyak 17 orang langsung melanjutkan perjalanan menuju daerah asal di Cilacap dan Brebes. Sementara satu warga asal Pemalang dijemput keluarganya di wilayah Cileungsi.

Pemprov Jateng tidak hanya memastikan warganya bisa kembali dengan selamat, tetapi juga memberikan dukungan lanjutan. Seperti pada pemulangan gelombang pertama pekan sebelumnya, para warga menerima bantuan sembako dari BNPB serta uang saku dan modal usaha dari Pemprov Jateng.

Baca juga:  Pemprov Jateng Pastikan Penyerapan Belanja APBD Perubahan 2025 Tidak Tertunda

Langkah ini diambil sebagai upaya membantu pemulihan ekonomi warga pascabencana, agar mereka dapat memulai kembali kehidupan di kampung halaman.

“Secara umum kondisi warga sehat. Mudah-mudahan perjalanan lancar dan segera sampai di rumah masing-masing,” kata Sarido.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebelumnya menegaskan bahwa perlindungan terhadap warga Jateng tidak dibatasi oleh wilayah administratif.

“Semuanya kita bantu. Dari segi transportasi kita fasilitasi, bahkan nanti setelah kembali ke daerahnya kita beri modal usaha agar bisa bangkit dan berusaha kembali,” ujar Luthfi.

Menurutnya, pemulangan ini bukan sekadar urusan logistik, melainkan bentuk kehadiran negara saat warganya berada dalam situasi paling rentan.

Baca juga:  Mahasiswa Baru Polines Dapat Motivasi Langsung dari Gubernur Ahmad Luthfi: Siap Jadi Tulang Punggung Investasi Jawa Tengah

Di antara warga yang dipulangkan, terdapat pasangan suami istri asal Majenang, Cilacap, yakni Cardianto dan Yanti. Keduanya mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah.

“Alhamdulillah kami bisa dipulangkan dengan selamat. Selama di pengungsian, kebutuhan makan juga tercukupi,” tutur Yanti.

Cardianto yang telah tujuh tahun bekerja sebagai penderes getah pinus di Aceh Tengah mengatakan bahwa kepulangan ini menjadi titik balik dalam hidupnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan semua pihak yang membantu. Bisa kembali ke kampung halaman ini benar-benar melegakan,” ujarnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penerbangan Langsung Semarang–Singapura Dorong Arus Investasi ke Jawa Tengah
Investasi Jawa Tengah 2025 Tembus Rp88,5 Triliun, Sektor Padat Modal Mulai Mendominasi
Pemprov Jateng Tetap Hadir untuk Korban Banjir Pati, Gus Yasin Pastikan Logistik hingga Layanan Kesehatan Aman
Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun
Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem
Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:13 WIB

Penerbangan Langsung Semarang–Singapura Dorong Arus Investasi ke Jawa Tengah

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:43 WIB

Investasi Jawa Tengah 2025 Tembus Rp88,5 Triliun, Sektor Padat Modal Mulai Mendominasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:01 WIB

Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:20 WIB

Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Berita Terbaru