Program Kecamatan Berdaya Jawa Tengah Hadirkan Layanan Publik Lebih Dekat

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjalankan program Kecamatan Berdaya sebagai upaya mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat. Program ini menjadikan kecamatan sebagai pusat pelayanan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan warga.

Sepanjang 2025, sebanyak 142 kecamatan ditetapkan sebagai proyek percontohan Kecamatan Berdaya dan mulai menjalankan sejumlah program terintegrasi.

“Kecamatan Berdaya adalah jembatan layanan pemerintah ke 8.490 desa dan 576 kecamatan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, Senin (29/12/2025).

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen memandang kecamatan bukan hanya sebagai wilayah administratif, tetapi sebagai simpul pelayanan langsung kepada masyarakat.

Baca juga:  Jawa Tengah Siapkan Roadmap Baru untuk Akselerasi Pengelolaan Sampah

Melalui program ini, Pemprov Jateng ingin memastikan layanan dasar pemerintah dapat diakses lebih cepat dan dekat, tanpa harus bergantung pada layanan di tingkat kabupaten atau provinsi.

Program Kecamatan Berdaya dijalankan dengan empat fokus utama.

Pertama, perlindungan perempuan dan anak, melalui penguatan layanan dan pelatihan kader paralegal di tingkat kecamatan.

Kedua, pemberdayaan pemuda, salah satunya melalui program Kartu Zilenial dan penyediaan sarana kegiatan pemuda di kecamatan.

Ketiga, pelayanan bagi lansia dan penyandang disabilitas, dengan pendekatan layanan yang lebih inklusif.

Keempat, penguatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal yang dikembangkan di wilayah kecamatan.

Baca juga:  BBPOM Semarang Dorong Kemandirian Komunitas Wujudkan Pangan Aman di Jawa Tengah

Di sektor kepemudaan, program Kartu Zilenial telah dimanfaatkan oleh lebih dari 12 ribu milenial dan Gen Z hingga akhir 2025. Program ini mencakup pelatihan agribisnis, kewirausahaan, dan peningkatan keterampilan kerja.

Pemprov Jateng menilai keterlibatan pemuda penting agar mereka tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga pelaku pembangunan di wilayahnya.

Untuk perlindungan perempuan dan anak, Pemprov Jateng menggandeng TP PKK, BKOW, serta lembaga terkait. Ratusan kader paralegal dilatih untuk mendampingi korban kekerasan dan perundungan di tingkat kecamatan.

“Pelayanan harus paling dekat dengan masyarakat, terutama untuk kesejahteraan sosial, perlindungan anak, dan pemberdayaan perempuan,” ujar Nadi Santoso.

Baca juga:  Sekolah Rakyat di Banjarnegara Segera Dibangun Permanen, Ditargetkan 2026 Rampung

Pemprov Jateng juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar terlibat dalam program Kecamatan Berdaya. Koordinasi dilakukan agar setiap OPD memiliki peran dan kegiatan yang jelas di tingkat kecamatan.

Ke depan, Pemprov Jateng menargetkan seluruh 576 kecamatan di Jawa Tengah berstatus Kecamatan Berdaya pada 2026.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Penerbangan Langsung Semarang–Singapura Dorong Arus Investasi ke Jawa Tengah
Investasi Jawa Tengah 2025 Tembus Rp88,5 Triliun, Sektor Padat Modal Mulai Mendominasi
Pemprov Jateng Tetap Hadir untuk Korban Banjir Pati, Gus Yasin Pastikan Logistik hingga Layanan Kesehatan Aman
Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun
Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem
Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian
Sinergi BUMDes dan Koperasi Merah Putih Dinilai Kunci Percepatan Ekonomi Desa di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Dorong Perumahan Hijau, Kolaborasi BUMD–Swasta Jadi Kunci Transisi Ekonomi Hijau

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:13 WIB

Penerbangan Langsung Semarang–Singapura Dorong Arus Investasi ke Jawa Tengah

Jumat, 23 Januari 2026 - 05:43 WIB

Investasi Jawa Tengah 2025 Tembus Rp88,5 Triliun, Sektor Padat Modal Mulai Mendominasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:01 WIB

Realisasi Investasi Jawa Tengah 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, Tembus Rp88,5 Triliun

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:20 WIB

Stok Pangan Jawa Tengah Dipastikan Aman Jelang Ramadan Meski Cuaca Ekstrem

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:24 WIB

Hujan Ekstrem Ancam Panen, Gubernur Jateng Dorong Daerah Segera Ajukan Asuransi Pertanian

Berita Terbaru