Pemerintah Percepat Pembangunan Huntara dan Huntap Korban Bencana di Sumatra

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah pusat memastikan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatra terus berjalan.

Upaya ini dilakukan agar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera menempati hunian yang aman dan layak.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam konferensi pers Penanganan Banjir dan Longsor Sumatra di Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, pembangunan hunian bagi korban bencana sudah dimulai di sejumlah daerah dan akan terus dipercepat.

Pratikno menjelaskan, pembangunan hunian sementara di Sumatra Barat telah berjalan di enam kabupaten dan kota.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Meriahkan Ramadan di SD N 1 Palebon Lewat Edukasi Cerita 4 Panel

Sementara di Sumatra Utara, proses serupa berlangsung di tiga kabupaten/kota dan masih berpotensi bertambah seiring dengan pendataan dampak bencana.

Adapun di Aceh, pembangunan huntara baru dimulai di satu kabupaten. Daerah lainnya masih berada dalam tahap persiapan, terutama terkait penyediaan lahan.

“Salah satu tantangan utama percepatan pembangunan ini adalah penyiapan lahan. Karena itu, kami mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret,” ujar Pratikno.

Untuk mempercepat pembangunan hunian, pemerintah mengandalkan kolaborasi lintas sektor.

Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga organisasi kemasyarakatan.

Baca juga:  Minyak Jelantah Disulap Jadi Lilin Aromaterapi, KKN UIN Walisongo Bikin Ibu-Ibu PKK Terinspirasi

Menurut Pratikno, pendekatan kolaboratif ini tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dalam penanganan pascabencana.

“Semua pihak bahu-membahu agar masyarakat terdampak bisa segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak,” katanya.

Selain huntara, pemerintah juga menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi warga yang harus direlokasi dari kawasan rawan bencana. Hunian tetap ini mencakup rumah relokasi maupun hunian mandiri yang dibangun di atas lahan milik warga terdampak.

“Persiapan hunian tetap terus kami lakukan, baik untuk relokasi maupun hunian mandiri. Targetnya, masyarakat bisa segera tinggal dengan aman dan berkelanjutan,” tutur Pratikno.

Baca juga:  Kementerian Agama Apresiasi Langkah Prabowo Perkuat Pesantren dan Pendidikan Nasional

Di sisi lain, BNPB menilai operasi modifikasi cuaca yang dilakukan di wilayah Sumatra cukup efektif menekan intensitas curah hujan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut operasi tersebut telah dilaksanakan di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Hasilnya, dalam sebulan terakhir tercatat lebih banyak hari tanpa hujan dibandingkan hari hujan.

Meski demikian, hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di beberapa titik dan sempat memicu banjir susulan, salah satunya di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AHY Dorong Percepatan Internet di Daerah 3T, Targetkan Pemerataan Digital hingga Perbatasan
DPR Dukung Penundaan Sementara Umrah, Keselamatan Jamaah Jadi Prioritas Utama
Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya
Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah
Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:20 WIB

AHY Dorong Percepatan Internet di Daerah 3T, Targetkan Pemerataan Digital hingga Perbatasan

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:09 WIB

DPR Dukung Penundaan Sementara Umrah, Keselamatan Jamaah Jadi Prioritas Utama

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:41 WIB

Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:16 WIB

Jelang Lebaran 2026, 308 Ribu Warga Jateng Serbu Gerakan Pangan Murah

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru