Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 12 Gelar Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

waktu baca 2 menit
Minggu, 16 Nov 2025 17:29 8 Redaksi

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Posko 12 melaksanakan program kerja tematik bertajuk “Eco-Action: Membangun Siklus Nol Limbah melalui Pemilahan Sampah dan Inovasi Limbah Dapur Menjadi Lilin Aromaterapi” pada Minggu, 16 November 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Dusun Simbang dan diikuti oleh warga setempat dengan antusias, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang tertarik pada pemanfaatan limbah dapur.

Kegiatan dibuka pukul 10.00 WIB yang diawali oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Koordinator Desa, sambutan Ketua Paguyuban Dusun Simbang, serta doa bersama sesuai rundown kegiatan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Sosialisasi Cuci Tangan dan Sikat Gigi di SD Negeri 4 Kedungboto

Suasana pagi itu terasa hangat dan penuh semangat, mencerminkan antusiasme warga terhadap edukasi pengelolaan sampah dan inovasi ramah lingkungan.

Setelah sesi pembukaan, materi pertama mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik disampaikan dengan mengacu pada materi presentasi yang menjelaskan definisi sampah, jenis sampah, serta langkah sederhana pemilahan di rumah.

Pemateri menekankan bahwa sampah organik dapat diolah menjadi kompos atau eco-enzyme, sementara sampah anorganik dapat dimanfaatkan kembali melalui prinsip 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle.

Baca juga:  Mahasiswi KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 06 Mengadakan Sosialisasi Bullying di Sekolah Dasar Negeri Sedayu

Peserta diajak memahami bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, seperti memilah sampah sejak di rumah.

Materi berikutnya membahas pemanfaatan minyak jelantah, yang menjadi salah satu limbah dapur paling mudah ditemukan.

Pemateri menjelaskan bahwa dengan pengolahan yang tepat, minyak jelantah dapat disulap menjadi lilin aromaterapi yang bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Warga tampak antusias karena inovasi ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha kecil.

Acara kemudian berlanjut pada sesi inti, yaitu praktik pembuatan lilin aromaterapi. Mahasiswa KKN memandu peserta mulai dari proses penyaringan minyak jelantah, pencampuran parafin, pemberian aroma, hingga pencetakan lilin.

Baca juga:  Tumbuhkan Semangat Gemar Menabung Sejak Dini, KKN UIN Walisongo Ajak Siswa SDN Mijen Melukis Celengan

Peserta mengikuti setiap tahap dengan antusias, beberapa bahkan bertanya mengenai variasi aroma dan peluang pemasaran produk.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama pukul 12.30 WIB dan diakhiri oleh MC pada pukul 12.40 WIB.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah serta mampu memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna.

Program kerja ini menjadi bukti bahwa edukasi lingkungan dapat berjalan efektif apabila dikemas secara aplikatif dan melibatkan masyarakat secara langsung.

Semangat warga Dusun Simbang menunjukkan bahwa upaya menuju desa yang lebih bersih dan berkelanjutan dapat dimulai dari aksi sederhana yang dilakukan bersama.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA