Mahasiswa KKN UIN Walisongo Disambut Positif oleh Pemerintah Kecamatan Singorojo

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Okt 2025 09:15 10 Redaksi

Jatengvox.com – Pemerintah Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, memberikan sambutan positif atas kedatangan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler ke-85 pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari tanggung jawab akademik perguruan tinggi yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui pendekatan penelitian yang sistematis, mereka juga menganalisis permasalahan di lapangan dan menerapkan metode pendidikan partisipatif dalam berbagi ilmu pengetahuan.

Pelepasan mahasiswa KKN dilaksanakan melalui kegiatan apel pada pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Dalam sambutannya, Camat Singorojo menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan KKN ini.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi Lokal dan Inovasi Digitalpreneur di Desa Mlaten

“Kami dengan tangan terbuka menerima mahasiswa KKN dari UIN Walisongo. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan membawa pengalaman berharga bagi mahasiswa,” ujarnya.

Sebanyak sebelas desa di wilayah Kecamatan Singorojo ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan KKN Reguler ke-85 UIN Walisongo Tahun 2025, yaitu Desa Cening, Kaliputih, Banyuringin, Kedungsari, Cacaban, Singorojo, Kalirejo, Ngareanak, Kertosari, Trayu, dan Merbuh.

Serah terima mahasiswa KKN dilakukan secara simbolis oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) kepada Camat Singorojo beserta para kepala desa di wilayah penempatan masing-masing.

Baca juga:  Bangun Literasi Digital, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Perkenalkan AI Kepada Anak-anak Sekolah Dasar

Melalui kegiatan KKN Reguler ke-85 ini, diharapkan para mahasiswa UIN Walisongo Semarang mampu berkontribusi aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui program-program yang inovatif, solutif, dan berkelanjutan.

Kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi wujud nyata sinergi dalam mewujudkan pembangunan masyarakat yang mandiri, religius, dan berdaya saing.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA