8.523 Koperasi Desa Merah Putih Resmi Terbentuk di Jateng, Bukti Kebangkitan Ekonomi Desa

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Provinsi Jawa Tengah mencatat capaian baru dalam penguatan ekonomi berbasis kerakyatan. Seluruh desa dan kelurahan kini telah memiliki Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Totalnya mencapai 8.523 koperasi, di mana 3.891 sudah beroperasi penuh dan 4.632 lainnya tengah dalam tahap persiapan.

Capaian ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, saat membuka Rapat Konsolidasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Hotel Grand Candi, Semarang, Senin (20/10/2025) malam. Ia hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Sumarno mengapresiasi capaian pembentukan 100 persen koperasi desa merah putih tersebut. Menurutnya, keberadaan koperasi menjadi pilar utama ekonomi rakyat, sekaligus manifestasi dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca juga:  Jawa Tengah Dorong Kemandirian Pangan Lewat Sinergi Pemerintah, Bulog, dan 10 Ribu Toko SRC

Meski sudah terbentuk di seluruh wilayah, Sumarno mengingatkan masih ada pekerjaan rumah penting yang perlu segera ditangani.

Dua hal utama adalah peningkatan sarana prasarana serta kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengurus koperasi.

“Kita memiliki pengalaman masa silam dengan KUD. Tujuannya baik, tapi dalam praktiknya sering kali justru kepentingan pengurus yang lebih diutamakan. Kita tidak ingin mengulang sejarah itu,” ujar Sumarno.

Ia menegaskan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan koperasi.

“Koperasi adalah dari anggota untuk anggota, bukan dari anggota untuk pengurus. Pemerintah akan terus mengawasi agar hal itu tidak terulang,” tambahnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 23 Gelar Seminar Literasi Keuangan Digital untuk Tingkatkan Kemampuan Finansial Pemuda Desa Leban

Pesan itu menjadi refleksi atas semangat baru koperasi di era modern, di mana kolaborasi, transparansi, dan partisipasi anggota menjadi kunci keberlanjutan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, mengungkapkan bahwa pembentukan 8.523 KDKMP berarti ada lebih dari 17 ribu pengurus koperasi yang memerlukan pelatihan dan penguatan kapasitas.

Untuk itu, Pemprov Jateng menggelar program capacity building tingkat provinsi hingga 22 Oktober 2025, diikuti perwakilan dari seluruh kabupaten/kota. Setelahnya, kegiatan serupa akan digelar di tingkat daerah agar dampaknya lebih merata.

Baca juga:  Cara Dapat KUR BNI 2025: Pinjaman Modal Usaha dengan Proses Cepat dan Mudah

Bram menyebutkan, jumlah anggota aktif KDKMP mencapai 136.112 orang dengan modal usaha bersama senilai Rp25,2 miliar.

Adapun sektor usaha yang digarap sangat beragam, mulai dari pertanian, peternakan, laku pandai, penjualan gas elpiji, sembako, apotek, klinik, cold storage, logistik, hingga simpan pinjam.

“Capaian ini menunjukkan koperasi desa kini tidak lagi terbatas pada simpan pinjam, tapi sudah bertransformasi menjadi lembaga ekonomi multiusaha yang lebih modern,” jelasnya

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru