Kemenkes Buka Pendaftaran Beasiswa SDMK 2025, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali membuka peluang bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan melalui beasiswa SDM Kesehatan (SDMK) 2025.

Program ini resmi dibuka hingga 17 Oktober 2025, dan bisa diikuti oleh tenaga kesehatan maupun tenaga penunjang yang ingin melanjutkan studi dari jenjang D4, S1, S2, hingga S3.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kemenkes dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, sekaligus mencetak generasi profesional yang berkomitmen membangun sektor kesehatan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program dan Bentuk Pembiayaan

Beasiswa SDMK 2025 memberikan dukungan pembiayaan yang cukup lengkap, mulai dari biaya pendidikan, biaya hidup, hingga kebutuhan pendukung studi lainnya.

Program ini terbuka untuk PNS Kementerian Kesehatan, PNS daerah, serta non-ASN yang pernah menjalani penugasan khusus di bawah Kemenkes.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Posko 86 Gelar Edukasi Etika Bermedia Sosial di SMP Islam Sudirman Bancak

Dengan adanya bantuan pendanaan ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat fokus menempuh pendidikan tanpa terkendala biaya dan nantinya kembali mengabdi di daerah masing-masing.

Syarat Umum Pendaftaran

Untuk mengikuti program ini, pendaftar wajib memenuhi sejumlah ketentuan umum sebagai berikut:

Warga Negara Indonesia (WNI).

Berstatus sebagai PNS Kementerian Kesehatan, PNS pemerintah daerah, atau non-ASN.

Terdaftar sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

Merupakan mahasiswa baru pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 atau sedang menempuh pendidikan dengan sisa masa studi maksimal dua semester.

Mengikuti pendidikan pada kelas reguler atau kelas lain yang telah disetujui oleh Kemenkes.

Syarat Khusus untuk PNS Kemenkes

Selain syarat umum, peserta yang berstatus PNS di lingkungan Kemenkes wajib memenuhi beberapa ketentuan tambahan:

Baca juga:  Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan

Memiliki masa kerja minimal satu tahun.

Penilaian kinerja “Baik”.

Sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkoba.

Aktif dalam kepesertaan BPJS.

Mendapatkan surat persetujuan atasan dan rekomendasi BKD (bagi PNS daerah).

Tidak sedang menjalani sanksi atau tugas belajar lain.

Program pendidikan harus linier dengan jabatan dan belum memiliki gelar strata yang sama.

Informasi lengkap mengenai syarat ini dapat dilihat melalui laman resmi https://sibk.kemkes.go.id

Syarat Khusus untuk Non-ASN

Bagi tenaga non-ASN, beasiswa ini juga terbuka dengan ketentuan sebagai berikut:

Memiliki pendidikan terakhir di bidang kesehatan.

Berusia maksimal 45 tahun.

Pernah melaksanakan Penugasan Khusus Kemenkes.

Baca juga:  Kemenkes dan KKI Perkuat Sinergi untuk Jaga Profesionalisme Tenaga Medis Nasiona

Mendapat rekomendasi dari pemerintah daerah.

Bersedia mengabdi di wilayah penugasan setelah menyelesaikan studi.

Syarat lengkapnya juga dapat diakses melalui situs resmi SIBK Kemenkes.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Sebelum mendaftar di portal SIBK Kemenkes, peserta wajib menyiapkan dan mengunggah dokumen berikut:

SK pengangkatan atau SK pangkat (bagi PNS).

Surat pernyataan bermaterai.

Surat izin belajar dan rekomendasi dari atasan.

Surat keterangan sehat dan bebas narkoba.

Bukti kepesertaan BPJS aktif.

Ijazah terakhir dan transkrip nilai.

STR aktif (untuk tenaga kesehatan).

Bukti akreditasi program studi minimal “Baik Sekali”.

Komitmen Membangun Kesehatan Negeri

Melalui program beasiswa SDMK 2025, Kemenkes berharap lahir lebih banyak tenaga kesehatan berkualitas yang siap berkontribusi dalam pemerataan layanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026
Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026
KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional
E-Wallet Makin Jadi Andalan: Cara Kerja, Tren Pengguna, dan Biayanya
Inaugurasi Horison IJ Kudus, Hadir Sebagai Ikon Baru Business & Lifestyle di Kota Kretek

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:03 WIB

BRI Finance Perkuat Awareness Pembiayaan Komersial di Ajang LiuGong Customer Gathering 2026

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Ke-level Terendah Rp17.300 per Dolar AS, Trading Volume $USDT dan $BTC di Bittime Melonjak dalam 24 Jam

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo

Kamis, 23 April 2026 - 20:03 WIB

Tunjukkan Kiprah Nyata melalui Inovasi Berkelanjutan Terobosan Pertama di Indonesia, Srikandi Jasa Marga Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:03 WIB

KAI Terapkan Sistem Kelistrikan Berlapis untuk Menjamin Keandalan Operasional LRT Jabodebek

Berita Terbaru