Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Dapur SPPG Jebres, Pastikan Makanan Bergizi Gratis Aman dan Higienis

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan.

SPPG Jebres menjadi salah satu dari 84 SPPG di Jawa Tengah yang telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sertifikat ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dapur, bahan makanan, dan proses distribusi telah memenuhi kriteria kebersihan dan kelayakan.

“Kita lakukan check and rechek, hari ini di wilayah Jebres. SPPG ini sudah mendapatkan SLHS,” ujar Ahmad Luthfi usai peninjauan.

Ahmad Luthfi menjelaskan, pemerintah terus mendorong percepatan penerbitan SLHS di seluruh kabupaten/kota.

Baca juga:  Kemenag Luncurkan Asesmen Nasional Literasi Dasar Beragama 2025, Ukur Pemahaman dan Pengamalan Nilai Islam di Sekolah Dasar

Kini, proses verifikasi dapat dilakukan langsung oleh Dinas Kesehatan daerah, tanpa harus menunggu dari Kementerian Kesehatan.

Melalui mekanisme ini, Dinas Kesehatan dapat segera memeriksa lingkungan SPPG, mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium, dan melatih tenaga dapur tentang teknik menjamah makanan hingga pemenuhan nilai gizi.

“Semua dilakukan agar tidak ada lagi anak-anak yang terpapar atau keracunan makanan. Kami ingin memastikan keamanan dan kualitas makanan yang dikonsumsi penerima manfaat,” tegasnya.

Selain pengawasan teknis, Gubernur juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pemantauan program MBG.

Setiap SPPG diarahkan untuk membentuk grup komunikasi yang beranggotakan perwakilan SPPG, wali murid, kepala sekolah, bahkan ibu hamil dan menyusui.

Langkah ini bertujuan menciptakan dialog dua arah agar pelaksanaan MBG lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan penerima manfaat.

Baca juga:  Jawa Tengah Raih Peringkat Satu Nasional, Kalahkan Aceh & Jatim dalam Penghargaan Perumahan 2025

“Melalui grup itu, bisa ada interaksi langsung antara pihak sekolah, masyarakat, dan pengelola. Jadi bukan hanya program pemerintah, tapi juga milik bersama,” kata Luthfi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menginstruksikan seluruh Dinas Kesehatan untuk membentuk Posko MBG di setiap daerah.

Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi, pengaduan, serta tanggap darurat bila terjadi permasalahan terkait program.

“Posko ini sebagai media informasi, penetrasi, dan quick response apabila terjadi apa-apa. Dalam 1×24 jam harus selalu ada petugas yang siaga,” ujar Luthfi menambahkan.

Sementara itu, Kepala SPPG Jebres, Jhoni Prabowo, mengungkapkan bahwa dapur MBG di wilayahnya telah beroperasi sejak 13 Januari 2025 dan memperoleh SLHS pada Maret 2025.

Baca juga:  Program Speling Bawa Dokter Spesialis Langsung ke Desa Kragilan, Warga Antusias Nikmati Layanan Gratis di Lereng Merbabu

Hingga kini, SPPG Jebres melayani 3.308 penerima manfaat, terdiri dari 3.207 peserta didik tingkat SD hingga SMA/SMK, serta 101 penerima dari kelompok 3B — ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.

“Kami rutin berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Jebres untuk pengecekan lingkungan dan laboratorium. Termasuk uji kualitas makanan, air, dan peralatan dapur,” jelasnya.

Selain uji laboratorium, pihaknya juga melakukan pengecekan organoleptik—penilaian berdasarkan tampilan, warna, aroma, dan rasa. Bahkan, ahli gizi turut mencicipi hasil masakan sebelum didistribusikan.

“Ini bagian dari kontrol kami agar makanan yang dikirim ke anak-anak dan ibu-ibu benar-benar layak konsumsi,” tambah Jhoni.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru