Expo UPGRIS 2025 KKN Tuntang Angkat Potensi Lokal untuk Ketahanan Pangan

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Expo UPGRIS 2025 KKN Kecamatan Tuntang sukses digelar di Lapangan Desa Kesongo, Kabupaten Semarang, pada Minggu, 21 September 2025.

Acara bertema “Tuntang Cemerlang, UMKM Unggul Mendukung Ketahanan Pangan” ini menampilkan potensi lokal dan produk unggulan UMKM.

Sebanyak 16 desa di Kecamatan Tuntang berpartisipasi, menghadirkan karya terbaik mereka demi menginspirasi sekaligus menguatkan ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi ajang bagi desa-desa untuk menampilkan potensi terbaiknya, baik dari sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) maupun seni budaya lokal.

Produk-produk unggulan hasil kreativitas warga dipamerkan, mulai dari olahan pangan, kerajinan tangan, hingga inovasi dalam bidang ketahanan pangan.

Baca juga:  Tim 5 KKN-T Undip Digitalisasi 16 UMKM Karangsari Melalui Pendaftaran Google Maps dan Pembuatan Booklet Digital Maps

Camat Tuntang, Aris Setyawan, S. STP., M.M dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Expo ini bukan hanya pameran produk, melainkan juga momentum untuk memperkuat ketahanan pangan serta melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas kita bersama,” ujarnya.

Selain pameran UMKM, acara juga semakin meriah dengan penampilan kesenian tradisional dari berbagai desa.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah penampilan Desa Delik yang membawakan tari Mijiling Putra Sena.

Tarian tradisional ini menampilkan gerakan khas penuh makna dengan iringan musik tradisional, sehingga mampu memukau para penonton.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Pasang Plang Arah Jalan untuk Bantu Akses Warga dan Pengunjung Desa Delik

Tak hanya kesenian, stand Desa Delik juga ramai dikunjungi pengunjung karena menampilkan produk-produk khas lokal. Batik buatan tangan warga dengan motif durian khas Delik menjadi daya tarik tersendiri.

Selain itu, jamu racikan tradisional, Bolu Tiwul, serta sayur mayur segar hasil bumi petani lokal turut dipamerkan sebagai bentuk dukungan pada ketahanan pangan.

Salah satu mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang, Rahul Ghozali, menuturkan bahwa expo ini menjadi bukti nyata kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat desa.

“Kami ingin kegiatan ini bisa memberi dampak nyata, baik untuk perkembangan UMKM maupun pelestarian budaya. Harapannya, produk lokal desa Tuntang bisa semakin dikenal luas,” katanya.

Baca juga:  Warga Tak Perlu ke Semarang, Rumah Rakyat Hadir di Tiga Wilayah Baru

Kepala Desa Delik, Bapak Punadi, S.E juga mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi warga dalam expo ini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Desa Delik memiliki potensi besar, baik dari sisi budaya maupun ekonomi. Produk batik, jamu tradisional, bolu tiwul, dan hasil bumi warga adalah bukti nyata kekayaan desa yang bisa mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga warisan budaya,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Kecamatan Tuntang semakin cemerlang dalam mengembangkan potensi desa, sekaligus menjadikan UMKM sebagai penggerak ekonomi dan seni budaya sebagai identitas yang terus terjaga.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:02 WIB

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:02 WIB

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:02 WIB

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:02 WIB

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:02 WIB

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Berita Terbaru