Kemendikdasmen Luncurkan Panduan dan Buku STEM untuk Perkuat Pendidikan Indonesia

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Panduan Pembelajaran STEM dan Buku Kurasi STEM.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat penerapan pembelajaran berbasis sains, teknologi, engineering, dan matematika di sekolah-sekolah.

Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan pendidikan Indonesia dalam menghadapi tantangan global.

Pendekatan STEM tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kritis, berkolaborasi, dan memecahkan persoalan nyata di masyarakat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya penguasaan sains dan teknologi di era yang semakin teknokratis.

Baca juga:  Aksi Hijau Mahasiswa KKN: Ciptakan Jalan Bunga di Desa Peron dengan Ratusan Bibit Tabebuya

Ia menyebut, masa depan bangsa ditentukan oleh kemampuan generasi mudanya dalam menguasai bidang teknologi.

“Sains adalah hal penting. Masyarakat ke depan bukan hanya terkoneksi dan melek teknologi, tapi juga ditentukan oleh kemampuan mereka dalam menguasai teknologi,” ujar Mu’ti.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pendidikan sains tidak semata soal hafalan atau teori, melainkan juga bagian dari pembentukan karakter dan kesadaran transendental.

Harapannya, siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi ilmuwan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, turut menyoroti tantangan dalam implementasi STEM, terutama bagaimana menumbuhkan minat berhitung di kalangan siswa.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Adakan Observasi dan Sosialisasi Program Kerja di SDN 2 Watuagung

Menurutnya, kemampuan numerasi menjadi modal penting dalam kehidupan bermasyarakat.

“Konteks STEM menumbuhkan hasrat untuk melakukan penghitungan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, dukungan publik sangat penting untuk kemajuan pembelajaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala BSKAP, Toni Toharudin, berharap panduan dan buku kurasi yang diluncurkan bisa menjadi sumber belajar yang inspiratif dan edukatif.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus meningkatkan literasi guru, siswa, dan masyarakat agar pendidikan STEM benar-benar berdampak.

Untuk mendukung kemudahan akses, Kemendikdasmen juga menyediakan bahan pembelajaran STEM secara digital melalui Sistem Informasi Buku Indonesia (SIBI).

Baca juga:  Penerjunan KKN Tematik UPGRIS 2025 Resmi Dimulai di Desa Gondoriyo, Bergas Semarang

Dengan platform ini, guru maupun siswa dapat menjelajahi materi secara gratis, mudah, dan menyenangkan.

Acara peluncuran bertajuk “STEM: Cermati Panduan, Jelajahi Buku melalui SIBI” menjadi momentum penting dalam memperkenalkan program ini.

Tercatat, ada 109 judul buku STEM yang sudah dikurasi, terdiri dari Buku Teks Utama dan Buku Nonteks, semuanya tersedia dalam format digital di laman resmi Kemendikdasmen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama
Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo
THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah
PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat
MTQ Diusulkan Digelar Setiap Tahun, Menag Nilai Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Siswa Difabel Tampil Percaya Diri di D’Modifest 2026 Semarang, Panggung Inklusif yang Menggetarkan Hati
ASN Turun Tangan Bersihkan Kantor, Gerakan Jateng ASRI Kian Nyata di Jalan Pahlawan Semarang

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 20:53 WIB

Sehari Bersama Al-Qur’an, Salimah dan Ikadi Gelar Tilawah, Seminar Palestina, dan Buka Puasa Bersama

Senin, 2 Maret 2026 - 16:29 WIB

Sambut Ramadan, Said Abdullah Gelar Kegiatan Nyambheng Taretan di Situbondo

Senin, 2 Maret 2026 - 09:10 WIB

THR ASN 2026 Kapan Cair? Ini Perkiraan Jadwal dan Rincian Nominal yang Disiapkan Pemerintah

Senin, 2 Maret 2026 - 06:21 WIB

PPPK Paruh Waktu 2026 Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:25 WIB

Kemenag Hadirkan Semesta Ramadan Asri di IKN, Perkuat Peran Zakat dan Wakaf untuk Ekonomi Umat

Berita Terbaru