Berita  

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 30 Dukung Kegiatan Posyandu Balita di Desa Diwak

KKN UPGRIS Kelompok 30

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 30 melaksanakan pendampingan kegiatan posyandu balita di Desa Diwak, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Sabtu, 6 September 2025.

Kegiatan posyandu balita ini diikuti oleh para orang tua beserta anak-anak mereka. Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 30 turut membantu kader posyandu dalam proses penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pencatatan hasil pengukuran balita.

Selain itu, mahasiswa juga ikut mendukung jalannya penyuluhan kesehatan yang diberikan kepada para orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola asuh sehat.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 02 Watuagung

Salah satu kader posyandu menyampaikan rasa terima kasihnya atas keterlibatan mahasiswa KKN.

“Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN. Mereka membantu penimbangan, pencatatan, dan mendampingi jalannya penyuluhan sehingga kegiatan berjalan lebih cepat dan lancar. Orang tua balita juga merasa lebih nyaman dengan adanya tambahan tenaga dari mahasiswa KKN,” ujarnya.

Kehadiran mahasiswa tidak hanya meringankan beban kader, tetapi juga menambah suasana hangat dalam kegiatan.

Mereka berinteraksi dengan ramah kepada para orang tua dan anak-anak, bahkan ikut membantu menenangkan balita yang rewel ketika dilakukan pengukuran.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Buat dan Pasang Reflektor Jalan di Titik Rawan Kecelakaan Desa Delik

Hal ini membuat kegiatan posyandu menjadi lebih menyenangkan bagi peserta.

Kegiatan posyandu balita ini merupakan salah satu bentuk program kerja mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 30 yang berfokus pada bidang kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar secara langsung tentang pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi warga.

Diharapkan, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan posyandu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para orang tua, akan pentingnya memantau tumbuh kembang balita secara rutin.

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 30 pun memperoleh pengalaman berharga yang akan bermanfaat bagi pengembangan diri maupun pengabdian di masa mendatang.

Baca juga:  Tingkatkan Daya Saing Angkutan KA Kontainer, KAI Logistik siapkan Skema Block Space

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *