**JAKARTA** — Di tengah maraknya tren diet bebas gluten (*gluten-free*) konvensional yang sering kali hanya mengganti gluten dengan olahan tepung berkarbohidrat tinggi,
GAPS Diet Indonesia menekankan pentingnya pemulihan dinding pencernaan (*leaky gut*) dan peradangan (*anti-inflamasi*) melalui protokol nutrisi berbasis *real food*.
Berdasarkan literatur ilmiah Dr. Natasha Campbell-McBride, pemulihan ekosistem pencernaan melalui protokol *GAPS* (*Gut and Psychology / Gut and Physiology Syndrome*) tidak hanya berdampak pada spektrum autisme, tetapi juga menjadi terapi alami bagi berbagai tantangan neurologis dan psikologis seperti *Dyspraxia*, *Dyslexia*, *Depression*, *ADD*, *ADHD*, hingga *Schizophrenia*.
Dr (HC) M. Yunny Raharja, C.Ht., CGP., seorang *Autism Specialist* dan praktisi terverifikasi *GAPS Diet Practitioner*, menjelaskan bahwa kunci utama kesehatan tubuh dan otak bermula dari kondisi usus yang sehat (*gut-brain axis*).
“Diet anti-gluten biasa tidak otomatis menyembuhkan dinding usus yang bocor (*leaky gut*).
GAPS Diet melangkah lebih jauh sebagai pola makan anti-inflamasi yang membuang bahan pemicu iritasi sekaligus memberi asupan nutrisi mendalam untuk merapatkan kembali dinding pencernaan serta menyeimbangkan mikroflora usus,” tegas **Yunny Raharja, Pendiri Malika Group dan GAPS Diet Indonesia**.
Melalui gerakan **GAPS Diet Indonesia** di bawah naungan **Malika Group**, Yunny berkomitmen membagikan edukasi tepercaya ini secara nirlaba dengan slogan *”Menyehatkan keluarga Indonesia, one family at a time”*.
Komunitas ini rutin menyelenggarakan seminar daring bulanan serta menyediakan panduan pola makan gratis di situs web resmi [gapsdietindonesia.com](https://gapsdietindonesia.com) agar masyarakat dapat memahami akar masalah kesehatan secara bijak dan rasional.
JAKARTA, — Berbeda dengan diet bebas gluten (gluten-free) konvensional yang sering kali hanya mengganti gluten dengan olahan tepung alternatif berkarbohidrat tinggi, GAPS Diet (Gut and Psychology / Gut and Physiology Syndrome) hadir sebagai protokol nutrisi terstruktur yang berfokus pada pemulihan dinding pencernaan (leaky gut) dan peradangan (anti-inflamasi).
Berdasarkan literatur ilmiah Dr. Natasha Campbell-McBride, pemulihan ekosistem pencernaan melalui protokol GAPS tidak hanya berdampak pada spektrum autisme, tetapi juga menjadi terapi alami bagi berbagai tantangan neurologis dan psikologis lainnya seperti Dyspraxia, Dyslexia, Depression, ADD, ADHD, hingga Schizophrenia.
Melihat pentingnya pemahaman ini bagi masyarakat umum, Dr (HC) M. Yunny Raharja, C.Ht., CGP., praktisi terverifikasi GAPS Diet Practitioner, memaparkan bahwa kunci utama kesehatan tubuh dan otak bermula dari kondisi usus yang sehat (gut-brain axis). “Banyak orang mengira cukup dengan menghindari gluten saja, kesehatan pencernaan akan otomatis membaik. Namun, diet anti-gluten biasa tidak menyembuhkan dinding usus yang bocor (leaky gut). GAPS Diet melangkah lebih jauh: sebuah pola makan anti-inflamasi berbasis real food yang membuang bahan pemicu iritasi sekaligus memberi asupan nutrisi mendalam untuk merapatkan kembali dinding pencernaan serta menyeimbangkan mikroflora usus,” jelas Yunny Raharja, Pendiri Malika Group dan GAPS Diet Indonesia.
Melalui gerakan GAPS Diet Indonesia, Yunny berkomitmen membagikan edukasi tepercaya ini kepada seluruh lapisan masyarakat. Komunitas ini secara konsisten menyelenggarakan sesi edukasi daring bulanan dan menyediakan panduan pola makan gratis di situs web resmi guna membantu keluarga di Indonesia menjalani pola hidup sehat yang mudah diterapkan dengan bahan pangan lokal.
“Misi kami adalah mendampingi dan menyehatkan keluarga Indonesia, one family at a time. Kami ingin membantu masyarakat memahami akar masalah kesehatan mereka secara bijak dan rasional, sehingga setiap keluarga memiliki pengetahuan yang tepat dalam mengambil keputusan demi kualitas hidup yang lebih baik,” tutup Yunny.
Tentang GAPS Diet Indonesia & Malika Group GAPS Diet Indonesia adalah komunitas edukasi di bawah naungan Malika Group yang berfokus menyosialisasikan prinsip kesehatan pencernaan dan nutrisi holistik berbasis real food di Indonesia.
Malika Group menaungi Malika Center (Pendidikan & Terapi ABK), GAPS Diet Indonesia & GAPS Approved Supermarket (Edukasi & Akses Bahan Pangan Real Food), serta Yura Recipe (Produk Perawatan Diri & Kesehatan).
Informasi Lebih Lanjut & Panduan Nutrisi Gratis: Situs Web: gapsdietindonesia.com
Kontak Media:
Tim PR Malika Group Email: yunnyraharja@gmail.com WhatsApp: +62 817-2726-10
Press Release ini sudah tayang di VRITIMES
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar