Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 20 Ikuti Senam Bersama Ibu-Ibu Desa Lerep

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 20 turut berpartisipasi dalam kegiatan senam bersama yang rutin digelar kelompok senam ibu – ibu Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Jumat, 4 September 2025.

Kegiatan ini berlangsung di lapangan ruang terbuka hijau (RTH) dusun Lerep dengan suasana penuh semangat, kebersamaan, serta tawa yang menghangatkan.

Sejak pukul 06.30 WIB, lapangan ruang terbuka hijau (RTH) sudah dipadati ibu-ibu yang mengenakan pakaian olahraga berwarna merah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musik senam yang energik menambah semangat peserta untuk bergerak mengikuti setiap gerakan instruktur.

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 20 pun ikut larut dalam suasana, membaur tanpa rasa canggung dengan masyarakat sekitar.

Koordinator KKN Kelompok 20, Hartanto Apriandi, menyampaikan bahwa kegiatan senam bersama ini menjadi salah satu bentuk kedekatan mahasiswa dengan warga.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Gelar Workshop Pembuatan Briket Arang di Desa Delik

“Kami sangat senang bisa bergabung dalam kegiatan positif seperti ini. Senam bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat Desa Lerep,” ungkap Hartanto.

Kegiatan senam bersama ini merupakan agenda rutin ibu-ibu Desa Lerep setiap akhir pekan.

Instruktur senam turut menuturkan, kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antarwarga.

“Kalau ada mahasiswa ikut senam, suasananya jadi lebih ramai dan seru. Kami merasa senang karena mereka mau berbaur dengan kami,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain mengikuti gerakan senam, mahasiswa KKN juga membantu panitia menyiapkan perlengkapan kegiatan, seperti sound system, air minum, serta membersihkan area setelah acara selesai.

Baca juga:  Sahur on The Road, Aksi Kepedulian Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 9 Desa Leyangan

Hal ini menunjukkan semangat gotong royong yang menjadi nilai utama dalam pengabdian masyarakat.

Menurut dosen pembimbing lapangan (DPL), Ramadhan Renaldy, M.Kom., keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan warga merupakan wujud nyata dari tujuan KKN, yaitu membangun kedekatan emosional sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program kerja, tetapi juga ikut merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan ikut senam, mereka belajar bagaimana membangun interaksi sosial yang baik,” jelasnya.

Senam bersama ini juga memberikan manfaat kesehatan bagi mahasiswa, yang biasanya sibuk dengan aktivitas akademik di kampus.

Dengan mengikuti olahraga rutin bersama warga, mereka memperoleh pengalaman baru sekaligus menjaga kebugaran fisik selama menjalani masa KKN.

Baca juga:  Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Di akhir kegiatan, mahasiswa dan ibu-ibu desa saling bercengkerama sambil menikmati waktu luang istirahat mereka.

Suasana akrab tersebut memperlihatkan betapa pentingnya interaksi sosial dalam memperkuat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 20 berharap dapat terus menjalin kebersamaan dengan warga Desa Lerep.

Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk melaksanakan berbagai program kerja lain yang bermanfaat, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Senam bersama di Desa Lerep menjadi bukti nyata bahwa pengabdian masyarakat tidak hanya berbentuk program formal, tetapi juga bisa diwujudkan melalui kegiatan sederhana yang menyatukan mahasiswa dengan warga.

Dengan semangat kebersamaan, diharapkan hubungan baik ini dapat terus terjalin meski masa KKN berakhir.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?
Kartini Masa Kini di Industri Hospitality: Perempuan di Balik Topotels Hotels & Resorts
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Rawamangun Tampil Anggun Berkebaya
Menteri Pariwisata Tinjau Pengembangan Danau Toba di Samosir
Webinar Telkom AI Center, From Prompt to Motion: Revolusi Baru dalam Pembuatan Konten Video Berbasis AI
Sambut Hari Kartini, PAM JAYA dan TP PKK Bagi Toren Air Gratis kepada Para Ibu Pejuang Keluarga
Kartini di Lintas Rel: Petugas LRT Jabodebek Berkebaya, Ajak Masyarakat Rayakan Emansipasi di Transportasi Publik
Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Pantai Indah Kapuk Tampil Elegan dengan Kebaya Merah

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:03 WIB

Perbedaan WF vs H Beam untuk Gudang & Pabrik: Mana Lebih Hemat Jangka Panjang?

Selasa, 21 April 2026 - 16:03 WIB

Kartini Masa Kini di Industri Hospitality: Perempuan di Balik Topotels Hotels & Resorts

Selasa, 21 April 2026 - 15:03 WIB

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Rawamangun Tampil Anggun Berkebaya

Selasa, 21 April 2026 - 14:03 WIB

Menteri Pariwisata Tinjau Pengembangan Danau Toba di Samosir

Selasa, 21 April 2026 - 14:03 WIB

Webinar Telkom AI Center, From Prompt to Motion: Revolusi Baru dalam Pembuatan Konten Video Berbasis AI

Berita Terbaru