Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 39 Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Karanganyar

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang Kelompok 39 turut serta dalam kegiatan posyandu yang dilaksanakan bergiliran di masing-masing dusun Desa Karanganyar, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang pada Selasa, 16 September 2025.

Pendampingan ini menjadi salah satu program kerja bidang kesehatan yang bertujuan mendukung layanan kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan balita.

Kegiatan posyandu rutin digelar di tujuh dusun secara bergantian, dengan fokus pada pemantauan tumbuh kembang anak, imunisasi, dan penyuluhan kesehatan.

Mahasiswa KKN terlibat dalam membantu kader posyandu melakukan penimbangan balita, pencatatan data, serta mengedukasi orang tua tentang pentingnya gizi seimbang.

Baca juga:  Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Energi Terbarukan dan Pendidikan

“Dengan adanya mahasiswa, kami merasa terbantu, terutama saat melakukan pencatatan dan mendampingi anak-anak. Kehadiran mereka membuat kegiatan lebih cepat dan tertata,” ujar Tutik, salah satu kader posyandu di Dusun Plakaran.

Selain membantu teknis, mahasiswa juga mengajak anak-anak bermain sambil belajar untuk menciptakan suasana yang lebih menyenangkan. Hal ini diapresiasi oleh para orang tua yang hadir.

“Anak-anak jadi lebih betah di posyandu karena ada kegiatan tambahan dari kakak mahasiswa,” tutur Siti, warga Dusun Bendosari.

Pendampingan posyandu ini juga menjadi kesempatan mahasiswa untuk memahami dinamika layanan kesehatan di masyarakat pedesaan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Olah Limbah Biji Alpukat Jadi Minuman Herbal Anti Penyakit di Desa Limbangan

“Kami belajar banyak dari kader tentang bagaimana mendampingi masyarakat secara langsung. Kegiatan ini membuat kami lebih sadar pentingnya peran posyandu bagi kesehatan anak,” ungkap salah seorang mahasiswa KKN.

Kepala Desa Karanganyar, Kustini, menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa.

“Kolaborasi mahasiswa dengan kader dan warga sangat bermanfaat. Harapannya, pengalaman ini juga bisa memberi bekal pengetahuan bagi mahasiswa sekaligus membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di desa,” jelasnya.

Melalui pendampingan posyandu ini, mahasiswa KKN UPGRIS tidak hanya mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan dengan warga melalui kegiatan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya.

Baca juga:  KKN-MIT UIN Walisongo Gelar pembuatan dan Pendampingan Penerapan QRIS bagi UMKM Desa Kenteng

Penulis : Diana dan Ihda

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:04 WIB

Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya

Berita Terbaru