KA Srilelawangsa Tertemper Kendaraan di Perlintasan Resmi Terjaga Binjai, Perjalanan Kereta Tetap Aman

waktu baca 2 menit
Selasa, 22 Sep 2026 10:20 0 vritimes

PT Railink (KAI Bandara) menyampaikan bahwa telah terjadi insiden tertempernya kendaraan roda empat oleh KA Srilelawangsa relasi Medan–Binjai pada Kamis (3/9), di perlintasan resmi terjaga yang berada di emplasemen Stasiun Binjai.

Kejadian terjadi sekitar pukul 13.40 WIB di kilometer 20+4/5, tepatnya pada perlintasan resmi yang dijaga oleh petugas Dinas Perhubungan. Berdasarkan laporan masinis KA U80 Srilelawangsa relasi Medan–Binjai, kereta tertemper sebuah kendaraan minibus jenis Avanza saat melintas di lokasi tersebut.

Setelah kejadian, KA U80 tiba di Stasiun Binjai pada pukul 13.42 WIB. Petugas KAI Bandara segera melakukan koordinasi dengan unit pengamanan, sarana, serta petugas terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap kereta api dan memastikan kondisi perjalanan tetap aman.

Baca juga:  Sanct, Sosial Media yang Mengharuskan Bertemu Langsung untuk Berteman, Rilis Dua Film Pendek Jelang Peluncuran di Tiga Negara

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kereta api dalam kondisi aman dan dapat melanjutkan perjalanan. Sementara itu, kendaraan minibus dilaporkan terpental ke sisi luar jalur kereta api. Tidak terdapat gangguan terhadap perjalanan kereta api lainnya akibat kejadian tersebut.

Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat menjadi prioritas utama perusahaan.

“Kami memastikan bahwa setelah kejadian, petugas segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan jalur untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman. Seluruh rangkaian KA Srilelawangsa dalam kondisi aman dan kejadian ini tidak mengganggu perjalanan kereta api lainnya,” ujar Porwanto.

Baca juga:  Cara Pastikan Top Up Game Aman dan Bebas Penipuan

KAI Bandara mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu dan aturan saat melintasi perlintasan sebidang, termasuk berhenti ketika sinyal peringatan aktif dan mendahulukan perjalanan kereta api.

Perlintasan sebidang merupakan area yang membutuhkan kewaspadaan tinggi dari seluruh pengguna jalan. KAI Bandara terus mendukung berbagai program peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang bersama para pemangku kepentingan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA