Berapa Gaji PPPK Paruh Waktu 2025? Ini Rincian Per Provinsi

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mulai 2025, pemerintah meluncurkan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Kebijakan ini menjadi jalan keluar setelah tenaga honorer resmi dihapus tahun depan.

Bedanya dengan pegawai penuh waktu, PPPK paruh waktu hanya bekerja sekitar 18–19 jam per minggu atau rata-rata 4 jam per hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski jam kerjanya lebih singkat, status mereka tetap Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mendapat Nomor Induk PPPK. Pertanyaan yang muncul kemudian: bagaimana dengan gajinya?

Aturan Gaji PPPK Paruh Waktu 2025

Besaran gaji PPPK paruh waktu telah diatur dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025. Ada dua ketentuan yang digunakan sebagai acuan:

  1. Minimal setara dengan gaji terakhir ketika masih berstatus non-ASN, atau

  2. Mengikuti Upah Minimum Provinsi (UMP) di daerah penempatan.

Baca juga:  Latih Kreativitas dan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Kenalkan Ecoprint di SD

Dengan begitu, lokasi kerja menjadi faktor utama yang menentukan nominal gaji.

Sumber anggaran pun diatur secara khusus agar tidak menambah beban belanja pegawai di instansi.

Kisaran Gaji Berdasarkan Daerah

Jika mengacu pada UMP 2025, gaji PPPK paruh waktu berkisar Rp2,1 juta hingga Rp5,3 juta per bulan.

Berikut contoh besarannya di beberapa provinsi:

  • DKI Jakarta: Rp5.396.761 (tertinggi)

  • Papua & daerah pemekarannya: Rp4.285.850

  • Sulawesi Utara: Rp3.775.425

  • Aceh: Rp3.685.616

  • Sumatra Selatan: Rp3.681.570

  • DIY Yogyakarta: Rp2.264.081

  • Jawa Tengah: Rp2.169.349 (salah satu yang terendah)

  • NTT: Rp2.328.969

Baca juga:  Panduan Lengkap Mengajukan KUR BRI 2025: Syarat, Plafon, dan Cara Daftar

Angka tersebut menggambarkan bahwa pegawai paruh waktu di Jakarta bisa memperoleh dua kali lipat gaji dibandingkan mereka yang bertugas di Jawa Tengah.

Perbandingan dengan PPPK Penuh Waktu

PPPK paruh waktu tetap punya kesempatan berkarier lebih lanjut. Jika kinerjanya dinilai baik, mereka bisa beralih menjadi PPPK penuh waktu.

Dalam status penuh waktu, gaji pokok mengacu pada Perpres Nomor 11 Tahun 2024, dengan rentang Rp1,9 juta hingga Rp7,3 juta sesuai golongan dan jenjang pendidikan.

Selain itu, PPPK penuh waktu juga berhak atas tunjangan keluarga, jabatan, dan berbagai fasilitas lainnya.

Baca juga:  KKN Tematik Upgris Kelurahan Susukan Raih Dua Prestasi Sekaligus di Expo Ungaran Timur

Hak Tunjangan PPPK Paruh Waktu

Walau bekerja dengan jam terbatas, hak kepegawaian PPPK paruh waktu tetap dijamin.

Berdasarkan PP Nomor 14 Tahun 2024, mereka mendapatkan:

– Tunjangan Hari Raya (THR)

– Gaji ke-13

– BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

– Akses pelatihan serta pengembangan kompetensi

Besaran tunjangan biasanya disesuaikan secara proporsional dengan jam kerja.

Kehadiran PPPK paruh waktu memberi jalan tengah bagi tenaga non-ASN yang terdampak penghapusan honorer.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

MoU Pencetakan Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa Ditandatangani di Istiqlal, Simbol Harmoni Budaya di Indonesia
Lebaran 2026 di Timur Tengah Diperkirakan 20 Maret, Ini Penjelasan Astronom
Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung
90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:56 WIB

MoU Pencetakan Al-Qur’an Iluminasi Tionghoa Ditandatangani di Istiqlal, Simbol Harmoni Budaya di Indonesia

Senin, 16 Maret 2026 - 10:54 WIB

Lebaran 2026 di Timur Tengah Diperkirakan 20 Maret, Ini Penjelasan Astronom

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru