BKOW Jateng Dorong Pemberdayaan Perempuan Desa Melalui Produk Unggulan Bawang Merah

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Puluhan perempuan di Desa Kupu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tampak antusias mengikuti pelatihan olahan bawang merah pada Senin, 15 September 2025.

Kegiatan ini digagas oleh Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi melalui potensi lokal.

Pelatihan ini tidak sekadar mengajarkan cara membuat bawang merah crispy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari itu, inisiatif ini merupakan upaya nyata untuk membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi para perempuan desa.

Ketua Umum BKOW Jateng, Nawal Arafah Yasin, menjelaskan bahwa masih banyak perempuan di wilayah pedesaan yang harus ikut mencari nafkah untuk keluarga, bahkan menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga.

Baca juga:  Ikuti Rakornas 2026, Pemprov Jateng Fokus Swasembada Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi

Menyadari kenyataan itu, BKOW hadir untuk memberi pelatihan dan pendampingan agar perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga mampu menjadi pelaku usaha yang mandiri.

“Harapannya, para ibu yang sebelumnya belum punya usaha bisa bangkit secara ekonomi setelah mengikuti pelatihan ini. Selain itu, program ini juga mendukung upaya pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah,” ujarnya saat membuka kegiatan di Balai Desa Kupu.

BKOW Jateng telah menjalankan program Desa Sejahtera bagi Perempuan dan Anak (Destara) sejak 2021.

Melalui pendekatan holistik yang menyasar perempuan dan anak, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan angka kemiskinan di provinsi tersebut.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, tingkat kemiskinan di Jawa Tengah pada Maret 2025 turun dari 9,58 persen menjadi 9,48 persen.

Baca juga:  KUR Mandiri 2025 Resmi Diluncurkan, UMKM Kini Lebih Mudah Dapat Modal Usaha

Nawal optimistis, meskipun kecil, penurunan ini juga merupakan hasil kerja dari inisiatif-inisiatif lokal seperti pelatihan di Desa Kupu.

“Setidaknya, penurunan 0,10 persen itu ada andil dari gerakan kami. Ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan tidak bisa dipandang remeh dalam strategi pembangunan daerah,” imbuhnya.

Tidak berhenti di pelatihan dasar, program ini juga mendorong peserta untuk mengembangkan produk bawang merah crispy dalam berbagai varian rasa.

Target selanjutnya adalah masuk ke pasar digital dan e-commerce, sehingga produk-produk olahan dari desa bisa menembus pasar yang lebih luas.

BKOW mendorong sinergi lintas sektor agar program ini berkelanjutan. Mulai dari pendampingan dinas terkait, dukungan kebijakan dari pemerintah desa, hingga kolaborasi dengan pihak swasta.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler Posko 16 UIN Walisongo Semarang Melakukan Kunjungan UMKM Desa Karangmanggis

Asisten I Sekda Kabupaten Brebes, Khaerul Abidin, turut hadir dalam kegiatan ini dan memberikan apresiasi tinggi.

Ia menyampaikan bahwa Brebes merupakan sentra produksi bawang merah nasional, dengan luas tanam sekitar 30.000 hektare dan produksi mencapai 300.000 ton per tahun.

Namun, nilai tambah dari komoditas unggulan ini belum tergarap optimal.

Menurutnya, pelatihan seperti ini sangat penting untuk mendorong perempuan desa menciptakan produk turunan bernilai tinggi.

“Dengan keterampilan yang tepat, perempuan bisa jadi motor penggerak ekonomi desa. Bukan hanya membantu ekonomi keluarga, tapi juga menciptakan desa yang inklusif dan ramah anak,” ujarnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik
Program Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Dibuka, Ratusan Bus dan Kereta Disiapkan dari Jakarta dan Bandung
Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih
Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman
Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi
Diskomdigi Jateng Gandeng FISIP Undip, Kolaborasi Kampus–Pemprov Diperkuat untuk Gaungkan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:56 WIB

Balik Rantau Gratis 2026 Dibuka, Pemprov Jateng Siapkan Bus dan Kereta untuk 3.700 Pemudik

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:12 WIB

Jateng–BRIN Siapkan Energi Surya 5 MW untuk Karimunjawa, Dorong Listrik Stabil dan Air Bersih

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:17 WIB

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemprov Jateng Sidak Pasar Raya Salatiga Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:08 WIB

Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:06 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029

Berita Terbaru