Pelatihan pembuatan buket yang digelar di tempat tinggal KKN MIT Posko 107 yang dihadiri oleh ibu-ibu PKK
Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 Posko 107 UIN Walisongo Semarang menggelar pelatihan pembuatan buket bagi ibu-ibu PKK Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan ini merupakan program kerja Divisi Ekonomi Kreatif yang bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan kreatif yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha dan sumber tambahan penghasilan.
Pelatihan yang berlangsung di Posko 107 KKN UIN Walisongo tersebut diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu PKK dan anak-anak.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian buket, jenis-jenis buket, serta teknik dasar pembuatannya yang disampaikan oleh anggota Divisi Ekonomi Kreatif.
Setelah pematerian selesai, peserta diajak untuk praktik langsung pembuatan buket dengan pendampingan mahasiswa KKN.
Mulai dari memotong bahan, melipat kertas, menyusun rangkaian, hingga menghias buket agar tampak menarik dan memiliki nilai jual.
Amalia Mumtaza Shofro selaku anggota Divisi Ekonomi Kreatif sekaligus pemateri menjelaskan bahwa pelatihan buket dipilih karena mudah dipelajari oleh berbagai kalangan, baik ibu rumah tangga maupun anak-anak.
Selain tidak memerlukan keterampilan khusus, bahan-bahan yang digunakan juga relatif mudah diperoleh sehingga peserta dapat mempraktikkannya kembali secara mandiri di rumah.
“Menurut saya ada benefit peluangnya. Karena buket bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Jadi kalau ibu-ibu terus mengembangkan kreativitas dan belajar cara memasarkannya, cukup memungkinkan untuk dijadikan usaha rumahan atau usaha sampingan,” ujarnya.
Hasil karya ibu-ibu PKK dari pelatihan pembuatan buket yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo di Desa Karangrejo
Salah satu peserta pelatihan, Nur Aini, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, keterampilan membuat buket sangat relevan dengan kebutuhan saat ini karena dapat menjadi inspirasi sekaligus peluang usaha bagi masyarakat.
“Kalau bisa membuat sendiri tentu menambah inspirasi dan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN berharap ibu-ibu PKK dapat terus mengasah kreativitas dan keterampilan yang telah diperoleh sehingga mampu menghasilkan produk bernilai ekonomis serta membuka peluang usaha kreatif yang bermanfaat bagi perekonomian keluarga dan masyarakat Desa Karangrejo.
Penulis: Tim MIT ke-22 Posko 107 UIN Walisongo
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar