Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Gelar Sosialisasi TBC dalam Rangkaian Posyandu Lansia Desa Bunderan

waktu baca 2 menit
Minggu, 23 Agu 2026 20:00 7 jatengvox

Jatengvox.com –  Demak, 23 Agustus 2026 tepatnya di Desa Bunderan, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi Tuberkulosis (TBC) terhadap para lansia Desa Bunderan. Kegiatan sosialisasi ini tergabung ke dalam bagian rangkaian pelaksanaan posyandu lansia yang sudah rutin dilaksanakan di Desa Bunderan setiap bulannya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo mengajak kader posyandu Desa Bunderan untuk ikut menyukseskan acara yang bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia), terhadap bahaya penyakit Tuberkulosis (TBC) yang menjadi salah satu penyumbang terbesar masalah kesehatan masyarakat di Indonesia.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh lebih kurang 50 orang peserta lansia yang tergabung dalam posyandu lansia. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo ikut berperan dalam menyampaikan materi mengenai pengertian TBC, tanda dan gejala, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan TBC.

Baca juga:  Campus Immigration Point Resmi Dibuka di Undip, Dorong Kemudahan Layanan bagi Mahasiswa dan WNA

Selain pemberian materi TBC, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai perbedaan dasar antara flu dan TBC, cara cuci tangan yang benar, serta gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan.

Menurut salah satu kader posyandu yang tergabung dalam rangkaian acara sosialisasi ini menuturkan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk disampaikan di kegiatan posyandu lansia.

“Ini sangat bagus terutama ketika disampaikan di kegiatan posyandu lansia ini, karena dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para lansia yang hadir disini jadi lebih sadar lagi dengan kondisi kesehatannya, terutama gejala yang mungkin mengarah ke TBC,” ungkapnya.

Baca juga:  India dan Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pertemuan Komisi Bersama ke-8 di New Delhi

Dengan adanya sosialisasi TBC ini, diharapkan dapat menjadi ruang bagi para lansia untuk saling bertukar pengalaman terkait kesehatan yang mereka rasakan. Selain itu, dengan adanya acara ini diharapkan para lansia menjadi lebih sadar akan tanda-tanda TBC dan lebih memiliki kesadaran diri untuk melakukan pemeriksaan ke instansi kesehatan.

Melalui kegiatan ini, warga lansia Desa Bunderan diharapkan semakin sadar terhadap gejala-gejala TBC sejak dini, tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan, dan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kesehariannya.

Baca juga:  Wamendagri Ajak Kepala Daerah Bangun Layanan Publik Berbasis Kebutuhan Warga

 

 

Penulis: Tim KKN MIT UIN Walisongo

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA