Semarak HUT Ke-81 RI, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Perlombaan Agustusan Dan Udik-Udikan Di Desa Bogosari

waktu baca 3 menit
Jumat, 21 Agu 2026 20:30 8 jatengvox

Jatengvox.com – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan perlombaan Agustusan di Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dari Desa Bogosari, mulai dari TK hingga SD kelas 1-6. Tercatat lebih dari 100 anak-anak mendaftar untuk mengikuti perlombaan agustusan.

Pelaksanaannya dimulai dari pukul 14.00 – 16.00 WIB dan berlangsung sangat meriah di depan salah satu rumah warga yang ada di Dusun Karangturi RT 02/RW 02, Desa Bogosari.

Antusiasme, tidak hanya terlihat dari keikutsertaan anak-anak yang mengikuti lomba, namun juga warga yang turut hadir menyaksikan.

Seluruh kegiatan dipersiapkan dan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN sebagai panitia, mulai dari pendataan peserta, pembagian kategori, persiapan perlengkapan, hingga pelaksanaan lomba.

Baca juga:  Tempa Perspektif Bisnis Global di Asia, Mahasiswa BINUS @Alam Sutera Ikuti Study Abroad di National Chengchi University, Taiwan

Acara diawali dengan pembukaan oleh Koordinator Desa (Kordes). Sebelum perlombaan dimulai, panitia terlebih dahulu mendata nama dan kelas peserta untuk menentukan kategori lomba.

Peserta kemudian dibagi menjadi dua kategori, yaitu anak RA/TK hingga kelas 3 SD dan anak kelas 4 hingga kelas 6 SD. Pembagian ini dilakukan agar perlombaan sesuai dengan usia dan kemampuan peserta.

Kategori pertama mengikuti perlombaan makan biscuit dengan ekspresi. Peserta meletakkan roti di wajah dan harus menggerakkannya hingga masuk ke dalam mulut tanpa menggunakan tangan.

Dalam setiap babak, sekitar tujuh anak maju untuk bertanding. Sementara itu, anak kelas 4 hingga kelas 6 SD mengikuti perlombaan Corong Air.

Peserta menggunakan corong yang dibuat dari kertas sebagai penutup mata, kemudian berjalan sambil membawa air menuju botol untuk diisi.

Peserta yang berhasil memasukkan roti dan mengisi botol dengan air dinyatakan lolos ke babak berikutnya, sedangkan yang tidak berhasil dinyatakan gugur.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 5 Mengadakan Bimbingan Belajar Malam di Dusun Kaligawe Kelurahan Susukan

Perlombaan kemudian dilanjutkan hingga babak final untuk menentukan pemenang. Meskipun terlihat sederhana, lomba ini cukup menantang dan membuat anak-anak maupun penonton ikut tertawa melihat berbagai cara peserta berusaha menyelesaikan perlombaan.

Selain perlombaan, tim mahasiswa KKN posko 94 turut membagikan snack kepada anak-anak sebagai bentuk apresiasi telah ikut menjadi peserta lomba.

Selain itu, mereka membuat juga menyediakan photobooth handmade yang menjadi bentuk kreativitas para mahasiswa KKN posko 94 dalam memanfaatkan bahan sederhana menjadi dekorasi unik dan menarik di kegiatan tersebut.

Perlombaan agustusan ditutup dengan udik-udikan atau menyebar sejumlah uang receh kepada para peserta yang menambah keseruan kegiatan.

Koordinator Desa, Zaldi Mauriz, menyampaikan bahwa udik-udikan bukan hanya sekedar hiburan, melainkan juga sebagai bentuk berbagi rezeki untuk mengungkapkan rasa syukur.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak sekaligus berharap segala kegiatan selama menjalankan KKN diberikan kelancaran dan keberkahan.

Baca juga:  Wagub Jateng Minta Penguatan Hutan Lindung Usai Banjir Bandang Pemalang

Selain itu, ia mengungkap bahwa tim mahasiswa KKN juga menghadapi tantangan dalam pelaksanaan kegiatan perlombaan agustusan.

“Pelaksanaannya sendiri, saya tidak menyangka bahwa peserta yang mengikuti lomba ternyata sebanyak itu. Dari awal kami tidak begitu yakin bahwa lomba yang kami adakan akan seramai itu. Ternyata pada saat pelaksanaan, pesertanya cukup banyak. Tantangan kami saat pelaksanaan mungkin sedikit kewalahan, terutama dalam membagi kelompok dan mengatur anak-anak agar tetap tertib serta sesuai dengan panggilan lomba” ujarnya.

Serangkaian kegiatan Agustusan di Desa Bogosari ini menjadi lebih dari sekadar perlombaan. Kegiatannya menjadi sebuah momentum untuk berbagi kebahagiaan, membangun kebersamaan, menyalurkan kreativitas, dan menumbuhkan rasa syukur bersama antara mahasiswa KKN, anak-anak, dan masyarakat Desa Bogosari.

Dengan suasana yang penuh tawa dan antusiasme, perayaan tersebut diharapkan dapat menjadi kenangan baik bagi seluruh peserta dan masyarakat yang terlibat.

 

 

Penulis: Tim KKN UIN Walisongo

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA