Jatengvox.com — Mahasiswa KKN UNDIP telah melaksanakan program kerja multidisiplin bertajuk “Penguatan Kesiapsiagaan dan Kesadaran Keselamatan Masyarakat Desa” di RW 01, Desa Ngaren, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten pada Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan guna meningkatkan kewaspadaan warga terhadap bahaya kelistrikan seperti korsleting, kebakaran, dan sengatan listrik.
Salsha Savira Dianindri F, mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi (Fakultas Ilmu Budaya) bertugas menyusun luaran kegiatan berupa Leaflet dan digital book yang edukatif. Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi Desa Ngaren yang memiliki antusiasme warga tinggi, termasuk ibu-ibu PKK.
Sayangnya, di sana belum ada perpustakaan maupun sistem dokumentasi informasi. Akibatnya, materi penyuluhan yang pernah disampaikan berisiko hilang dan sulit dipakai untuk tindak lanjut di masa depan.
Sebagai jawaban atas persoalan tersebut, tim menyusun leaflet tiga lipat berisi penjelasan bahaya listrik, penyebab korsleting, peran tiga pihak (pemerintah desa, RT/RW, dan masyarakat), lima pengetahuan dasar keselamatan listrik, hingga panduan pertolongan pertama bagi korban tersengat listrik. Leaflet juga dilengkapi kode QR menuju digital book serta daftar nomor darurat, termasuk kontak PLN, Damkar, dan aparat desa.
“Selama ini pengetahuan dari penyuluhan sering hilang karena tidak ada media yang mendokumentasikannya. Lewat Leaflet dan digital book ini, kami berharap materi keselamatan listrik tetap bisa diakses warga meski program KKN sudah selesai,” ujar Salsha.
Program ini diharapkan terus dimanfaatkan warga RW 01 Desa Ngaren untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap risiko kelistrikan sehari-hari, meski kegiatan KKN telah berakhir.
Penulis : Salsha Savira Dianindri F
Editor : Uswatun Khasanah
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar