Jatengvox.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) Tahun Akademik 2025/2026 turut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di lingkungan rumah melalui kegiatan edukasi “Dapur Aman”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Muhammad Wira Radithya, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dengan sasaran Ibu-Ibu PKK RW 02 Desa Nganjat.
Kegiatan edukasi tersebut mengangkat pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di dapur rumah tangga. Dapur menjadi salah satu area yang memiliki berbagai potensi bahaya, seperti kebocoran gas dan kebakaran. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai cara mengenali dan mencegah bahaya menjadi hal penting untuk diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Muhammad Wira Radithya menjelaskan berbagai langkah sederhana untuk menciptakan dapur yang lebih aman. Materi mencakup cara penggunaan kompor dan tabung gas secara tepat, pemeriksaan kondisi selang dan regulator, penempatan bahan serta peralatan dapur, hingga tindakan yang perlu dilakukan ketika terjadi kebakaran atau keadaan darurat.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman maupun permasalahan yang sering ditemui ketika beraktivitas di dapur. Interaksi tersebut menjadi sarana untuk menghubungkan materi keselamatan dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Ibu-Ibu PKK RW 02 Desa Nganjat dapat semakin memahami pentingnya keselamatan di dapur serta mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan secara mandiri. Edukasi “Dapur Aman” juga bertujuan membekali peserta dengan kebiasaan aman dalam penggunaan kompor, pengelolaan bahan masak, dan penanganan peralatan dapur agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan. Dengan demikian, edukasi ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam menerapkan ilmu K3 secara langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan keluarga.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan kerja yang lebih aman di lingkungan rumah. Dengan penerapan keselamatan yang sederhana dan konsisten, berbagai risiko kecelakaan di dapur dapat diminimalkan sehingga tercipta lingkungan rumah tangga yang lebih aman, nyaman, dan sehat.
Penulis : Muhammad Wira Radithya
Editor : Uswatun Khasanah
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar