Jatengvox.com — Keselamatan pengunjung menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan tempat wisata, khususnya fasilitas wisata air seperti kolam renang. Menyadari pentingnya aspek tersebut, Muhammad Wira Radithya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melalui mahasiswa Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melaksanakan program pemasangan safety sign dan penanda kedalaman kolam di Kolam Renang Tirto Kamandanu, Desa Nganjat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Multidisiplin 1 dengan tema “Integrasi Penguatan UMKM dan Potensi Wisata Desa Nganjat sebagai Model Pemberdayaan Berkelanjutan.” Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya berperan dalam mendukung pengembangan potensi wisata Desa Nganjat, tetapi juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pemasangan berbagai safety sign di area Kolam Renang Tirto Kamandanu. Tanda keselamatan tersebut berfungsi sebagai media informasi dan pengingat bagi pengunjung mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan selama berada di lingkungan kolam renang.
Keberadaan safety sign diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih tertib dengan memberikan informasi secara visual yang mudah dipahami oleh pengunjung. Papan atau tanda tersebut juga dapat menjadi pengingat agar pengunjung lebih memperhatikan aturan keselamatan selama melakukan aktivitas di area kolam.
Selain pemasangan safety sign, mahasiswa K3 juga memasang penanda kedalaman kolam pada area yang telah ditentukan. Penanda ini memberikan informasi kepada pengunjung mengenai kedalaman kolam sehingga mereka dapat mempertimbangkan kemampuan berenang dan memilih area yang sesuai.
Informasi kedalaman kolam menjadi semakin penting bagi pengunjung yang membawa anak-anak maupun masyarakat yang belum terbiasa berenang. Dengan adanya penanda yang terlihat jelas, pengunjung diharapkan dapat lebih berhati-hati dan mempertimbangkan kondisi sebelum memasuki area kolam.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk penerapan ilmu Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam konteks masyarakat. Mahasiswa berupaya menerapkan prinsip identifikasi bahaya dan komunikasi keselamatan melalui media visual yang dapat digunakan secara langsung oleh pengunjung dan pengelola.
Tidak hanya berupa pemasangan, mahasiswa juga memberikan pemahaman kepada pihak terkait mengenai pentingnya menjaga dan memperhatikan keberadaan tanda keselamatan. Dengan demikian, safety sign dan penanda kedalaman yang telah dibuat dapat terus dimanfaatkan serta dirawat setelah kegiatan KKN selesai.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Undip berharap Kolam Renang Tirto Kamandanu dapat menjadi tempat wisata yang tidak hanya menarik bagi masyarakat, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. Peningkatan aspek keselamatan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan potensi wisata dan penguatan UMKM Desa Nganjat sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Penulis : Muhammad Wira Radithya
Editor : Uswatun Khasanah
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar