Jatengvox.com – Mahasiswa Universitas Diponegoro, Natacia Lie, dari Program Studi Akuntansi Perpajakan, sukses melaksanakan kegiatan program kerja sosial kemasyarakatan dengan tema “Pendampingan Pelayanan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)”.
Program pengabdian ini dirancang khusus untuk memberikan kontribusi nyata dalam membantu para wajib pajak di lingkungan desa dengan memberikan pendampingan teknis dan administratif secara langsung dalam proses pembayaran PBB.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh kewajiban perpajakan warga dapat terselesaikan dengan baik dan akurat.
Fokus utamanya menitikberatkan pada upaya penguatan mobilisasi sumber daya domestik guna meningkatkan kapasitas lokal dalam pengumpulan pajak serta pendapatan daerah lainnya demi kepentingan bersama.
Dalam pelaksanaannya, Natacia mengambil peran aktif dan terjun langsung dengan mengemban serangkaian tanggung jawab utama.
Langkah awal dimulai dengan bersinergi dan berkolaborasi erat bersama perangkat desa. Kolaborasi ini mencakup proses pendataan yang teliti, pemilahan dokumen secara sistematis, hingga tahap pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB kepada warga agar tepat sasaran.
Selanjutnya, ia juga mendampingi langsung jalannya proses pelayanan, penerimaan, serta pencatatan administrasi pembayaran PBB yang dipusatkan secara terpadu di balai desa.
Tidak sekadar berfokus pada kelancaran aspek teknis, Natacia turut memberikan edukasi komunikatif kepada warga yang hadir. Pendekatan persuasif ini bertujuan menanamkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya ketaatan membayar PBB secara tepat waktu.
Warga diberikan wawasan bahwa dana pajak tersebut merupakan pilar utama bagi keberlanjutan pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan, dan pemeliharaan fasilitas desa.
Berkat kolaborasi harmonis dan pendampingan intensif ini, program sosial kemasyarakatan tersebut membuahkan hasil yang sangat positif.
Para wajib pajak kini merasakan kemudahan menyelesaikan kewajiban pembayaran PBB dengan alur yang jauh lebih praktis, cepat, dan tertib secara administratif. Di sisi lain, tata kelola pelayanan perpajakan oleh perangkat desa menjadi lebih efisien dan terorganisir dengan baik.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mewujudkan komitmen dukungan terhadap SDGs Desa ke-17 melalui optimalisasi mobilisasi sumber daya domestik dari sektor penerimaan pajak.
Pencapaian ini dinilai krusial sebagai fondasi dasar bagi peningkatan kapasitas pembangunan fisik desa sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.
Penulis: Natacia Lie, KKN Reguler Tim II Undip Desa Nyamplungsari
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar