Perkuat Identitas Merek, Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM “Bude Jamu Bu Tinah” Perbarui Desain Kemasan

waktu baca 3 menit
Jumat, 7 Agu 2026 20:39 5 jatengvox

Jatengvox.com — Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro melaksanakan Sosialisasi Branding Visual dan Pendampingan Desain Identitas Produk Jamu bagi UMKM Jamu di Desa Pondok pada Jumat (07/08/2026). Program ini merupakan satu dari sepuluh program kerja multidisiplin lintas program studi yang secara keseluruhan berfokus pada penguatan UMKM Jamu Bu Ngatinah.

Setiap program memiliki fokus yang berbeda, dengan kegiatan ini berfokus pada branding visual dan desain identitas produk. Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini berlangsung di rumah Bu Ngatinah, pemilik UMKM jamu “Bude Jamu Bu Tinah”, yang menjadi mitra langsung dalam pendampingan.

Pada UMKM “Bude Jamu Bu Tinah”, identitas visual dan kemasan produk masih dapat dikembangkan agar informasi produk dapat tersaji dengan lebih jelas sekaligus memiliki tampilan yang lebih konsisten. Berangkat dari kondisi tersebut, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai branding visual dan fungsi kemasan, sekaligus melakukan pendampingan secara langsung dalam proses pembaruan tampilan kemasan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan Ibu PKK Desa Banjarejo Sosialisasikan Pengelolaan Pangan untuk Kemandirian Warga

Materi Branding Visual dan Fungsi Kemasan

Dalam sesi sosialisasi, pelaksana kegiatan menjelaskan pentingnya branding visual dalam membangun identitas sebuah produk. Kemasan tidak hanya berfungsi untuk melindungi produk, tetapi juga menjadi media komunikasi dan promosi yang dapat membentuk kesan awal konsumen terhadap suatu merek.

Materi kemudian membahas unsur-unsur dasar pada kemasan, seperti warna, tipografi, logo, ilustrasi, foto, dan tata letak, serta pentingnya menyajikan informasi produk secara jelas dan mudah dipahami konsumen. Sejumlah contoh tampilan kemasan juga diberikan sebagai referensi untuk membantu Bu Ngatinah memahami penerapan unsur-unsur tersebut pada produknya.

Pembahasan turut dikaitkan dengan proses psikologis konsumen dalam mengenali hingga mempertimbangkan suatu produk. Melalui tampilan visual dan informasi yang disampaikan, kemasan dapat membantu membentuk tahapan awal konsumen dalam mengenali dan mempertimbangkan suatu produk. Hal tersebut merujuk pada Roda Analisis Konsumen atau Consumer Analysis Wheel dari Swasty (2016), yang dikaitkan dengan Hierarchy of Effects dari Lavidge dan Steiner (1961), yaitu tahapan konsumen mulai dari menyadari keberadaan produk (awareness), memahami informasi (knowledge), menyukai (liking), memiliki preferensi (preference), hingga yakin (conviction) dan memutuskan membeli (purchase).

Baca juga:  Mahasiswa KKN-R Tim II UNDIP 2026 Tanamkan Kebiasaan Mengelola Uang Saku Sejak Dini di SDN Kandeman 01

Proses Pendampingan Pembaruan Kemasan

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan secara langsung. Naila menyiapkan rancangan awal pembaruan stiker kemasan untuk produk “Bude Jamu Bu Tinah”, kemudian menunjukkan rancangan tersebut kepada Bu Ngatinah untuk memperoleh masukan mengenai kebutuhan dan preferensi tampilan produk.

Proses pendampingan berlangsung dalam suasana santai di rumah Bu Ngatinah dan diselingi diskusi mengenai identitas produk yang ingin ditampilkan. Dalam diskusi tersebut, Bu Ngatinah menyampaikan keinginannya agar foto dirinya turut dicantumkan pada kemasan sebagai bagian dari identitas produk yang ia jalankan.

Masukan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui proses revisi hingga menghasilkan tampilan akhir yang memuat identitas “Bude Jamu Bu Tinah”, foto Bu Ngatinah, pilihan produk jamu yang tersedia, serta informasi penyimpanan, isi bersih, dan kontak yang dapat dihubungi. Kemasan tersebut juga mencantumkan logo halal serta elemen visual bernuansa tradisional dan alami yang disesuaikan dengan karakter produk jamu.

Baca juga:  Volatilitas Rupiah Dorong Diversifikasi Portofolio, BRI-MI Tawarkan Alternatif Investasi Dolar

Melihat hasil pembaruan tersebut, Bu Ngatinah menyampaikan rasa senangnya terhadap tampilan kemasan yang baru.

“Alhamdulillah, saya seneng banget lihat hasilnya. Sekarang jadi lebih rapi dan bagus. Ini bermanfaat banget buat saya, apalagi untuk usaha saya ke depannya. Terima kasih banyak sudah dibantu,” ujar Bu Ngatinah.

Melalui kegiatan ini, pendampingan tidak hanya menghasilkan pembaruan stiker kemasan bagi “Bude Jamu Bu Tinah”, tetapi juga memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai pentingnya identitas visual dan kemasan dalam mendukung perkembangan produk. Upaya tersebut turut mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan kapasitas dan inovasi pada usaha mikro.

 

Penulis: Naila Titanaya Rosa Sutarto

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA