Mahasiswa KKN Undip Kolaborasi Dukung Pelayanan dan Edukasi di Posyandu Desa Sendang

waktu baca 3 menit
Senin, 10 Agu 2026 20:30 8 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) turut mendampingi berbagai kegiatan Posyandu di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.

Pendampingan dilakukan di sejumlah titik pelayanan Posyandu yang tersebar di wilayah Desa Sendang selama pelaksanaan kegiatan pada Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program sosial kemasyarakatan mahasiswa KKN Tim II Undip yang berfokus pada pendampingan masyarakat melalui pelayanan kesehatan, edukasi gizi, pendidikan anak usia dini, serta pengelolaan administrasi pendukung Posyandu.

Empat mahasiswa, yakni Rizka Nurul Laely, Nanditha Safa Amalia Putri, Lu’lu Ul Maknin, dan Fairuz Anindya Syamaidzar, terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan dengan mengambil peran sesuai bidang masing-masing.

Dalam pelayanan Posyandu, Rizka Nurul Laely turut mendampingi kader dalam memberikan pelayanan kepada balita dan lansia. Pendampingan dilakukan mulai dari proses pendaftaran hingga pengukuran antropometri, seperti berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas (LILA), dan lingkar perut.

Baca juga:  Kenapa Bank dengan Layanan Digital Mulai Jadi Pilihan Generasi Produktif

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan Posyandu juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi mengenai pemenuhan gizi anak. Nanditha Safa Amalia Putri memberikan sosialisasi mengenai pengayaan gizi serta pemanfaatan bahan pangan lokal untuk mendukung kebutuhan gizi anak.

Edukasi tersebut diarahkan agar masyarakat dapat memahami bahwa pemenuhan kebutuhan gizi dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.

“Pemenuhan gizi anak dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan pangan yang ada di sekitar. Yang penting adalah bagaimana bahan tersebut diolah dan dikombinasikan dengan tepat sehingga kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi,” ujar Nanditha.

Sementara itu, aspek pendidikan anak turut menjadi perhatian dalam kegiatan pendampingan. Lu’lu Ul Maknin memberikan sosialisasi mengenai pembelajaran di rumah bagi anak usia dini kepada masyarakat.

Baca juga:  Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global

Dalam sosialisasi tersebut, orang tua diajak memahami pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan anak. Pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga dapat diberikan melalui aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Pembelajaran anak usia dini tidak hanya berlangsung di sekolah. Rumah menjadi lingkungan pertama bagi anak untuk belajar, sehingga orang tua dapat memberikan stimulasi sederhana melalui kegiatan sehari-hari yang menyenangkan dan sesuai dengan usia anak,” ujar Lu’lu.

Dari sisi pengelolaan kegiatan, Fairuz Anindya Syamaidzar memberikan pendampingan dalam penataan administrasi logistik Posyandu. Salah satu bentuk pendampingan yang diterapkan adalah penggunaan kartu stok untuk membantu pencatatan barang yang masuk dan keluar.

Penerapan kartu stok tersebut diharapkan dapat memudahkan kader dalam memantau ketersediaan kebutuhan Posyandu serta mengetahui barang yang perlu dipersiapkan untuk kegiatan berikutnya.

“Kartu stok dibuat agar pencatatan barang dapat dilakukan dengan lebih sederhana dan teratur. Dengan mengetahui barang yang masuk dan keluar, kader dapat lebih mudah memantau persediaan dan mempersiapkan kebutuhan Posyandu berikutnya,” ujar Fairuz.

Baca juga:  Punya Kinerja Korporasi Positif, Entitas Grup MIND ID Dipresiasi DPR

Keterlibatan mahasiswa dalam sejumlah kegiatan Posyandu tersebut memberikan ruang bagi mereka untuk berinteraksi langsung dengan kader dan masyarakat. Pendampingan tidak hanya dilakukan dalam proses pelayanan, tetapi juga mencakup edukasi dan penguatan aspek administrasi yang mendukung kegiatan Posyandu.

Kolaborasi keempat mahasiswa dengan latar belakang keilmuan yang berbeda turut memperluas bentuk kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.

Pelayanan kesehatan, edukasi gizi, pendidikan anak usia dini, hingga pengelolaan logistik menjadi bagian yang saling melengkapi dalam rangkaian pendampingan tersebut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tim II Undip berharap kontribusi yang diberikan dapat membantu kader dalam menjalankan kegiatan Posyandu sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sendang.

 

 

Penulis: Tim KKN UNDIP

Editor: Murni Anggita

 

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA