Edukasi Peningkatan Kepatuhan Masyarakat dalam Pembayaran Retribusi Kebersihan guna Mewujudkan Lingkungan Desa Nyamplungsari yang Sehat

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Agu 2026 22:07 2 jatengvox

Jatengvox.com — Mahasiswa Universitas Diponegoro, Natacia Lie, dari Program Studi Akuntansi Perpajakan, melaksanakan program kerja multidisiplin yang mengusung tema “Edukasi Peningkatan Kepatuhan Masyarakat dalam Pembayaran Retribusi Kebersihan guna Mewujudkan Lingkungan Desa Nyamplungsari yang Sehat” pada Senin (10/8/2026).

Program strategis ini ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat yang berstatus sebagai wajib retribusi di lingkungan Desa Nyamplungsari. Latar belakang kegiatan ini didorong oleh realitas di lapangan, di mana seiring dengan berjalannya berbagai aktivitas rumah tangga dan perputaran perekonomian desa, volume sampah domestik yang dihasilkan oleh warga terus mengalami peningkatan signifikan. Sayangnya, dinamika tersebut belum diimbangi dengan tingkat kesadaran masyarakat yang memadai dalam memenuhi kewajiban pembayaran retribusi kebersihan secara rutin.

Program edukasi ini hadir sebagai langkah solutif yang tepat sasaran guna menjawab permasalahan rendahnya kepatuhan warga, yang berdampak langsung pada minimnya alokasi dana operasional desa untuk sistem pengelolaan persampahan. Inisiatif ini juga sangat selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 11 tentang Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), khususnya dalam target penanganan sampah domestik untuk menciptakan kawasan permukiman yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Baca juga:  Pengguna LRT Jabodebek Tembus 127 Ribu, Jadi Alternatif Mobilitas di Tengah Penyesuaian Operasional Bekasi

Untuk menyiasati kendala yang ada, Natacia menginisiasi penyampaian edukasi melalui pendekatan visual yang informatif, yakni dengan menempatkan poster-poster edukatif di area Balai Desa Nyamplungsari. Langkah tersebut dinilai sangat efektif karena Balai Desa merupakan pusat kegiatan administrasi yang kerap dikunjungi warga.

Edukasi ini bertujuan mengubah paradigma masyarakat bahwa retribusi kebersihan bukanlah sekadar pungutan wajib, melainkan wujud nyata gotong royong untuk membiayai kelancaran pengangkutan sampah dan pemeliharaan fasilitas bersama.

Melalui pemasangan media poster yang menarik dan terstruktur, diharapkan informasi esensial mengenai tata kelola kebersihan dapat terserap dengan baik. Natacia menaruh harapan besar bahwa literasi visual ini mampu menumbuhkan partisipasi aktif dan kesadaran kolektif warga dalam membayar retribusi kebersihan.

Baca juga:  Semangat Berbagi dalam Rangka Idul Adha, BRI Group Distribusikan lebih dari 5000 Hewan Kurban di Berbagai Daerah di Indonesia

Dengan terwujudnya kedisiplinan tersebut, kemandirian finansial desa dalam mengelola tata lingkungan dapat tercapai secara optimal. Pada akhirnya, program ini menjadi wujud nyata dari upaya menciptakan lingkungan permukiman di Desa Nyamplungsari yang bersih, sehat, tertata, dan nyaman untuk ditinggali oleh seluruh lapisan masyarakat.

 

Penulis: Natacia Lie: KKN Reguler Tim II Undip Desa Nyamplungsari

 

Editor : Uswatun Khasanah

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA