Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ajarkan Bahaya Listrik Rumah Tangga untuk Meningkatkan Kesadaran Keselamatan Listrik Warga Desa Ngaren

waktu baca 2 menit
Rabu, 5 Agu 2026 20:30 12 jatengvox

Jatengvox.com – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Reguler Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja “Edukasi Bahaya dan Keselamatan Listrik Rumah Tangga” di pelataran kediaman RW 01, Desa Ngaren, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, pada Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan listrik di lingkungan rumah tangga.

Masih banyak warga yang belum memahami bahwa listrik dapat menimbulkan risiko serius, mulai dari kerusakan peralatan, kebakaran, hingga cedera dan kematian akibat sengatan listrik.

Program edukasi ini menyasar warga Desa Ngaren, khususnya ibu-ibu PKK dan masyarakat umum, dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai bahaya listrik, penyebab korsleting, serta cara penggunaan instalasi listrik yang aman dan sesuai standar.

Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa keselamatan listrik merupakan upaya melindungi manusia, bangunan, dan peralatan dari potensi bahaya listrik melalui instalasi yang standar, penggunaan alat pengaman, pemeriksaan berkala, serta perilaku pengguna yang aman.

Baca juga:  Proyek Drainase Jalan Sukarno Hatta–Sugiono Kebumen Capai 64 Persen, Diprediksi Rampung Lebih Cepat

Warga juga diingatkan bahwa listrik berbahaya karena tidak dapat dilihat secara langsung sehingga sering kali risiko baru disadari setelah terjadi kecelakaan.

Materi berikutnya membahas berbagai penyebab bahaya listrik di rumah tangga, seperti kabel yang rusak atau terkelupas, penggunaan stop kontak bertumpuk, beban listrik berlebihan (overload), serta instalasi yang tidak sesuai standar.

Selain itu, mahasiswa juga menjelaskan tentang korsleting atau hubung singkat yang terjadi ketika dua penghantar listrik bersentuhan sehingga arus melonjak drastis dan berpotensi menimbulkan kebakaran.

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan listrik, mahasiswa memperkenalkan fungsi alat pengaman listrik seperti MCB dan perangkat pengaman lainnya yang dapat mendeteksi gangguan, memutus aliran listrik secara otomatis, serta membantu melindungi manusia dan peralatan elektronik.

Baca juga:  Konektivitas Udara Semarang Kian Terbuka, Wings Air Resmi Layani Rute Semarang–Surabaya

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi secara interaktif menggunakan media presentasi. Warga tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif menyampaikan pengalaman mereka terkait penggunaan listrik di rumah.

Ibu Ketua PKK RW. 01 Desa Ngaren menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Program ini dinilai menambah wawasan warga mengenai penggunaan listrik yang aman dan pentingnya pencegahan bahaya korsleting di rumah tangga.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN dan Ibu-ibu PKK RW. 01 Desa Ngaren sebagai bentuk kebersamaan serta dukungan terhadap terciptanya lingkungan yang lebih aman dan sadar akan keselamatan listrik.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UNIMMA Kaji Kelayakan Usaha Budidaya Maggot BSF di Pondok Pesantren Wong Eling

 

 

Penulis/Reporter: Hasna Zahra Jasmine Fahan Zein, Mahasiswa Teknik Listrik Industri

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA