Urusan Haji dan Umrah Resmi Dialihkan ke Kementerian Baru, Presiden Tekankan Pelayanan

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah resmi mengalihkan seluruh kewenangan penyelenggaraan haji dan umrah dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Kementerian Haji dan Umrah.

Langkah ini ditandai dengan rapat koordinasi di Kantor Kementerian Sekretariat Negara pada Selasa (9/9/2025), yang dihadiri Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, Menteri serta Wakil Menteri Haji dan Umrah, Menteri Sekretaris Negara, dan pejabat terkait.

Dalam rapat tersebut, dibahas sinkronisasi Peraturan Presiden tentang Kementerian Haji dan Umrah dengan undang-undang pembentukannya yang baru saja ditetapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wamenag Romo Syafi’i, kehadiran kementerian baru ini menandai peralihan total urusan haji dan umrah dari Kemenag.

Baca juga:  Gema Syiar Di Bumi Lerep: Catatan Syahdu Perayaan Akhirusanah dan Pawai Budaya

“Mulai hari ini, semua urusan penyelenggaraan haji dan umrah tidak lagi di Kementerian Agama. Semuanya dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah,” jelasnya.

Proses transisi tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga menyangkut pemindahan pegawai, tugas, fungsi, hingga aset yang sebelumnya berada di bawah Kemenag.

Romo menekankan, pembicaraan teknis akan terus dilakukan agar transisi berjalan mulus tanpa mengganggu pelayanan kepada jamaah.

Dalam rapat tersebut, Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara menitipkan pesan khusus agar pelayanan ibadah haji semakin ditingkatkan.

Presiden menekankan agar permasalahan klasik yang kerap muncul setiap musim haji—mulai dari akomodasi, transportasi, hingga pelayanan di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina)—tidak lagi terulang.

Baca juga:  Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps

“Presiden sangat menginginkan agar pelayanan haji ke depan jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” kata Romo.

Selain kualitas layanan, Presiden juga menyoroti pentingnya efisiensi biaya.

Beberapa opsi disebutkan, mulai dari pengurangan durasi tinggal di Arab Saudi, penyesuaian mekanisme penerbangan, hingga ketepatan pemilihan katering dan hotel.

Dengan berdirinya Kementerian Haji dan Umrah, pemerintah berharap seluruh proses ibadah menjadi lebih tertata, transparan, dan ramah jamaah.

Presiden bahkan menegaskan, jamaah haji sebagai “tamu Allah” harus benar-benar dimuliakan dalam setiap aspek penyelenggaraan.

Keputusan ini juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat tata kelola ibadah haji, mengingat jumlah jamaah Indonesia selalu menjadi yang terbesar di dunia.

Baca juga:  Tol Bawen–Yogyakarta Ruas Bawen–Ambarawa Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Dampaknya

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan
Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri
Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia
Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran
KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kerja dari Hotel Jadi Tren Remote Work, Batam Tawarkan 24 Jam Produktif Sekaligus Recharge
Prodia Resmikan ‘Stemcell Clinic by Prodia’, Perkuat Layanan Preventif dan Regeneratif untuk Masa Depan Kesehatan
Pembatasan Ruang Udara China 2026 berdampak pada Sektor Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:03 WIB

Kisah Haji Tahun Ini: Sempat Khawatir Pelunasan, Biaya Tak Jadi Halangan

Senin, 20 April 2026 - 18:03 WIB

Penguatan Operasional Manufaktur Baja untuk Kemandirian Industri

Senin, 20 April 2026 - 18:03 WIB

Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Menara Jakarta: Apartemen Siap Huni di Kawasan Superblock Strategis Kemayoran

Senin, 20 April 2026 - 15:03 WIB

KAI Divre IV Tanjungkarang Salurkan CSR Lebih dari Rp1,7 Miliar, Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Berita Terbaru