Jawa Tengah Jadi Jawara Penyaluran KUR Nasional 2025, Tembus Rp30,48 Triliun

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah mencatat bahwa penyaluran KUR Jawa Tengah tahun 2025 berhasil menorehkan prestasi luar biasa.

Hingga 31 Agustus 2025, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) nasional sudah mencapai Rp180,01 triliun atau sekitar 62,62 persen dari target Rp287,47 triliun.

Dari capaian itu, Jawa Tengah keluar sebagai penyumbang terbesar dengan total Rp30,48 triliun atau 16,9 persen dari nasional, disalurkan kepada 590.316 debitur.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, menegaskan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata semangat pelaku UMKM di Jawa Tengah dalam memanfaatkan fasilitas pembiayaan.

Baca juga:  Sosialisasi Door To Door Penandaan Lokasi UMKM di Gmaps: Meningkatkan Aksesibilitas dan Visibilitas Lokasi

“Ini membuktikan bahwa pelaku UMKM di Jawa Tengah benar-benar memanfaatkan KUR secara optimal. Hal ini juga didukung posisi PT Jamkrida sebagai penjamin risiko, dan peran Bank Jateng sebagai penyalur,” ungkap Ferry dalam Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi dan Optimalisasi Penyaluran Kredit Alsintan serta Kredit Industri Padat Karya (KIPK) di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (9/9/2025).

Apresiasi juga datang dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. Ia menyebutkan, capaian ini adalah hasil kerja bersama dari berbagai pihak yang ikut terlibat.

“Alhamdulillah, penyerapan KUR di Jawa Tengah menjadi yang terbesar secara nasional. Ini berkat kerja keras bersama, mulai dari pemerintah daerah, perbankan, penjamin, hingga para pelaku usaha,” ujar Gus Yasin.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dukung Pengembangan UMKM di Desa Cacaban Melalui Pemberian Banner Promosi

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberadaan KUR jangan hanya berfokus pada pertanian dengan Kredit Alsintan, tetapi juga harus mendorong sektor industri padat karya yang mampu membuka banyak lapangan pekerjaan baru.

“Kalau sistemnya bagus, saya rasa sumbangan kita untuk ketahanan pangan bisa lebih besar lagi, bahkan bisa menjadi nomor satu,” tambahnya.

FGD yang berlangsung di Semarang ini juga dijadikan momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Gus Yasin berharap, melalui forum tersebut, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, lembaga penyalur, penjamin, dan pelaku usaha dapat semakin kokoh untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Baca juga:  Gubernur Jateng Tinjau Perbaikan Jalan Todanan–Ngawen di Blora, Anggaran Capai Rp15,3 Miliar

Sebagai bentuk simbolis, beberapa pelaku usaha menerima penyaluran Kredit Alsintan secara langsung.

Di antaranya adalah Totok Rusdiyanto, pengusaha jasa persewaan alsintan yang mendapat plafon Rp505 juta dari Bank Jateng.

Lalu ada Antok (calon debitur BRI) dengan plafon Rp550 juta, Kaharudin (calon debitur Bank Mandiri) Rp520 juta, serta Achmad Samsul Hadi (calon debitur BNI) dengan plafon Rp540 juta untuk usaha jasa taksi alsintan dan perdagangan gabah.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba
Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029
Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi
Diskomdigi Jateng Gandeng FISIP Undip, Kolaborasi Kampus–Pemprov Diperkuat untuk Gaungkan Pembangunan Daerah
12 Investor India Lirik Jawa Tengah, Siap Tanam Modal di Kendal dan Batang
Backlog Perumahan Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Perkuat Skema Rumah Subsidi dan RTLH
PKB Jawa Tengah 2026 Dipastikan Tak Naik, Pemprov Siapkan Diskon 5 Persen hingga Akhir Tahun
KEK dan Kawasan Industri Dongkrak Ekonomi Jawa Tengah 2025, Sumbang 1,87% PDRB

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:08 WIB

Gubernur Jateng Dorong Penguatan Kampung Bersinar, Jateng Pertegas Perang Lawan Narkoba

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:06 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Turun Tangan Bersihkan Pantai Batang, Dorong Jateng Menuju Zero Waste 2029

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:20 WIB

Jateng Genjot Pemanfaatan RDF, Taj Yasin Dorong Industri Serap Olahan Sampah Jadi Energi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:05 WIB

Diskomdigi Jateng Gandeng FISIP Undip, Kolaborasi Kampus–Pemprov Diperkuat untuk Gaungkan Pembangunan Daerah

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:00 WIB

12 Investor India Lirik Jawa Tengah, Siap Tanam Modal di Kendal dan Batang

Berita Terbaru