Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Bahaya Asap Pembakaran Sampah di Desa Tegalsari

waktu baca 2 menit
Jumat, 31 Jul 2026 20:30 11 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan program edukasi mengenai bahaya asap pembakaran sampah terhadap kesehatan di wilayah RW Randukuning, Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai dampak pembakaran sampah serta pentingnya pengelolaan sampah yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Program yang dilaksanakan oleh Safira Azka Kamila, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Program Studi Farmasi, dilatarbelakangi oleh masih adanya masyarakat yang melakukan pembakaran sampah rumah tangga secara terbuka.

Baca juga:  WSBP Laksanakan RUPST Tahun Buku 2025, Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Umumkan Jajaran Manajemen Baru

Kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran udara serta berbagai gangguan kesehatan, seperti iritasi mata, batuk, dan gangguan pernapasan.

Kegiatan edukasi menyasar masyarakat Desa Tegalsari, khususnya ibu rumah tangga dan pengelola sampah rumah tangga.

Materi yang diberikan membahas bahaya paparan asap pembakaran sampah terhadap kesehatan serta pentingnya mengurangi kebiasaan membakar sampah secara terbuka.

Penyampaian materi juga disertai diskusi interaktif agar masyarakat dapat memahami informasi yang diberikan dan mengaitkannya dengan kondisi pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Undip Dorong Kemandirian Warga Desa Depok Lewat Panduan Pembuatan Pupuk Limbah Organik

Selain penyuluhan secara langsung, Safira turut menyebarluaskan leaflet digital (e-leaflet) yang berisi informasi mengenai bahaya asap pembakaran sampah.

E-leaflet tersebut disebarkan melalui media komunikasi masyarakat, seperti grup WhatsApp dan media sosial desa, sehingga informasi dapat diakses kembali oleh masyarakat setelah kegiatan berlangsung.

Salah satu pengurus Bank Sampah Desa Tegalsari menyampaikan bahwa edukasi tersebut memberikan pemahaman baru mengenai dampak pembakaran sampah terhadap kesehatan.

“Setelah mengikuti edukasi ini, kami jadi lebih memahami bahwa pembakaran sampah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan. Semoga ke depannya masyarakat bisa lebih bijak dalam mengelola sampah,” ungkap beliau.

Baca juga:  Kemkomdigi Catat Kenaikan Indeks Digital Nasional, Tanda Masyarakat Kian Melek Teknologi

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan informasi mengenai dampak pembakaran sampah terhadap kesehatan sekaligus pentingnya menerapkan pengelolaan sampah yang lebih aman.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengurangi pembakaran sampah secara terbuka dan mulai menerapkan pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai luaran, e-leaflet edukasi bahaya asap pembakaran sampah telah disebarluaskan kepada masyarakat melalui media digital.

Media edukasi tersebut juga dapat dimanfaatkan kembali oleh pengurus Bank Sampah, PKK, dan pemerintah desa untuk mendukung edukasi masyarakat secara berkelanjutan.

 

 

Penulis/Reporter: Safira Azka Kamila

Dosen Pembimbing: Dr. Dian Safitri, S.P., M.Si.

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA