Mahasiswa KKN UNDIP Kembangkan Media Edukasi Bahari Interaktif di Pojok Literasi Desa Tegalsari

waktu baca 3 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 20:00 7 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) mengembangkan media edukasi bertema kelautan dan lingkungan di Pojok Literasi Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan minat belajar masyarakat melalui media edukasi yang interaktif dan mudah dipahami.

Program ini dilaksanakan oleh Aida Shafa Rahman, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Program Studi Ilmu Kelautan UNDIP, melalui program “Pengembangan Media Edukasi Puzzle dan Poster Morfologi Ikan di Pojok Literasi dan Edukasi di Desa Tegalsari” pada tanggal 8 Agustus 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari Multidisiplin 2 KKN Tim II UNDIP dengan tema “Pengembangan Pojok Edukasi untuk Meningkatkan Minat Baca dan Belajar Masyarakat di Desa Tegalsari.”

Pengembangan media edukasi ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya media literasi yang mengangkat tema kelautan dan lingkungan di Desa Tegalsari.

Padahal, sebagian wilayah desa memiliki pojok literasi yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Baca juga:  SusHi Tech Tokyo 2026 – Konferensi Inovasi Global Terbesar di Asia Akan Diselenggarakan di Tokyo Mendorong Kota Berkelanjutan Melalui Teknologi Tinggi

Melihat potensi tersebut, Aida mengembangkan media pembelajaran yang tidak hanya mengajak anak-anak membaca, tetapi juga mengenal lingkungan kelautan melalui aktivitas yang lebih menarik dan interaktif.

Salah satu media yang dikembangkan adalah poster edukasi “Kenali Morfologi dan Spesies Ikan”. Media tersebut mengenalkan bagian-bagian tubuh ikan secara sederhana sehingga anak-anak dapat mengetahui bentuk dan fungsi dasar bagian tubuh ikan.

Selain poster, Aida juga membuat puzzle edukasi “Spesies Ikan”. Media permainan tersebut mengajak anak-anak memahami bagaimana sampah yang berasal dari aktivitas sehari-hari dapat berpindah dari lingkungan rumah hingga berpotensi mencapai lingkungan perairan.

Baca juga:  Tingkatkan Keselamatan Kerja, Mahasiswa KKN Undip Gelar Edukasi K3 dan Salurkan Bantuan APD di Bengkel Desa Pondok

Melalui media tersebut, edukasi mengenai lingkungan perairan disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan aktivitas anak-anak. Anak-anak tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga diajak memahami hubungan antara kebiasaan sehari-hari dengan kondisi lingkungan.

Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi, perancangan media, pembuatan media, dan implementasi.

Media yang telah dibuat kemudian ditempatkan dan dimanfaatkan sebagai bagian dari kegiatan edukasi di Pojok Literasi Desa Tegalsari.

“Anak-anak lebih tertarik apabila materi pembelajarannya dalam bentuk permainan,” ujar Pak RT 01 RW 04.

Menurut Aida, pengenalan mengenai kelautan dan lingkungan dapat dilakukan sejak usia dini melalui media yang sederhana dan menyenangkan.

Dengan cara tersebut, anak-anak diharapkan lebih mudah memahami materi sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya.

“Semoga dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan minat baca dan belajar anak-anak,” ungkap Aida.

Baca juga:  Presiden Perintahkan Pemeriksaan Menyeluruh Bangunan Pesantren di Indonesia

Pengembangan media edukasi bahari ini diharapkan dapat memberikan tambahan materi bagi Pojok Literasi Desa Tegalsari.

Poster dan puzzle yang telah dibuat juga dapat digunakan kembali oleh anak-anak maupun masyarakat sebagai media pembelajaran setelah kegiatan KKN selesai.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa Ilmu Kelautan dalam memperkenalkan pengetahuan mengenai lingkungan perairan kepada masyarakat melalui pendekatan edukasi yang sederhana dan interaktif.

Dengan adanya media edukasi bahari di Pojok Literasi, masyarakat Desa Tegalsari diharapkan semakin mudah memperoleh informasi mengenai kelautan dan lingkungan.

Anak-anak juga diharapkan dapat mengenal lingkungan perairan sejak dini serta memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Penulis: Aida Shafa Rahman, Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Desa Tegalsari
Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Editor:: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA