Tim KKN UNDIP Susun Database Persampahan Desa Depok untuk Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

waktu baca 3 menit
Senin, 10 Agu 2026 22:30 7 jatengvox

Jatengvox.com – Pengelolaan sampah menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan desa. Untuk mendukung pengelolaan yang lebih terarah, diperlukan data persampahan yang terstruktur dan dapat diperbarui sesuai dengan kondisi di lapangan.

Selama pelaksanaan KKN Tim II Universitas Diponegoro pada Juli–Agustus 2026, Bas Mitzsvah Mayta Sihombing, mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Diponegoro, menyusun Database Persampahan Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.

Kegiatan ini bertujuan menyediakan informasi persampahan yang terstruktur sebagai data awal yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Depok.

Baca juga:  KKN Kelompok 38 UPGRIS Jalin Silaturahmi dengan Ketua RW 01 Watuagung untuk Gali Potensi Lokal

Pendataan dilakukan dengan mencakup wilayah Desa Depok hingga tingkat RW dan RT. Informasi yang dihimpun meliputi jumlah rumah, jadwal dan kondisi pengangkutan sampah, jenis sampah dominan, kepemilikan tempat sampah, kondisi kebersihan, serta kondisi penumpukan sampah.

Penjelasan Tata Cara Pengisian dan Pengelolaan Database Sampah kepada Tim Pengelola Sampah Desa Depok

Pendataan juga mencakup 23 kawasan pantai di Desa Depok dengan memperhatikan kondisi kebersihan dan ketersediaan fasilitas tempat sampah.

Untuk memberikan gambaran kondisi yang lebih terukur, beberapa indikator persampahan dinilai menggunakan skala 1–3, mulai dari kondisi kurang hingga baik.

Baca juga:  Dorong Digitalisasi Pembayaran, KKN Tim II Undip Dampingi Pelaku UMKM Desa Srinahan dalam Pemanfaatan QRIS

Penilaian tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi persampahan secara lebih konsisten pada setiap wilayah yang didata.

Data yang terkumpul kemudian disusun dalam bentuk database dan divisualisasikan melalui diagram batang serta diagram lingkaran.

Penyajian data ini diharapkan dapat memudahkan pemerintah desa dalam melihat kondisi persampahan secara lebih ringkas serta mengidentifikasi wilayah yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Hasil pendataan menunjukkan masih terdapat sejumlah kondisi yang perlu menjadi perhatian, seperti penumpukan sampah dan perilaku pembuangan sampah yang belum sesuai.

Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam database untuk memberikan gambaran mengenai kondisi persampahan di setiap wilayah Desa Depok.

Penyerahan Database Persampahan Desa Depok kepada Pemerintah Desa & Tim Pengelola Sampah Depok sebagai luaran kegiatan KKN TIM II Universitas Diponegoro

Kebutuhan akan data persampahan juga menjadi salah satu hal yang melatarbelakangi penyusunan database ini. Pak Rasullan selaku Kepala Dusun Tegalrejo menyampaikan bahwa sebelumnya belum terdapat data terkait persampahan di Desa Depok.

Baca juga:  Anggaran PPPA dan KPAI 2026 Menyusut, DPR Khawatir Perlindungan Perempuan dan Anak Melemah

“Sebelumnya belum ada data terkait persampahan di Desa Depok,” ujar Pak Rasullan, Kepala Dusun Tegalrejo, Desa Depok.

Melalui penyusunan Database Persampahan Desa Depok, KKN Tim II Universitas Diponegoro berupaya menyediakan data yang dapat menjadi salah satu dasar dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Keberadaan data yang terstruktur diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam melakukan pemantauan serta menentukan langkah pengelolaan sampah sesuai dengan kondisi di wilayah Desa Depok.

 

 

Penulis: Bas Mitzsvah Mayta Sihombing, KKN Tim II Universitas Diponegoro

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA