Penjelasan Tata Cara Pengisian dan Pengelolaan Database Sampah kepada Pemerintah Desa Depok Jatengvox.com – Pengelolaan sampah menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan desa. Untuk mendukung pengelolaan yang lebih terarah, diperlukan data persampahan yang terstruktur dan dapat diperbarui sesuai dengan kondisi di lapangan.
Selama pelaksanaan KKN Tim II Universitas Diponegoro pada Juli–Agustus 2026, Bas Mitzsvah Mayta Sihombing, mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Diponegoro, menyusun Database Persampahan Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.
Kegiatan ini bertujuan menyediakan informasi persampahan yang terstruktur sebagai data awal yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Depok.
Pendataan dilakukan dengan mencakup wilayah Desa Depok hingga tingkat RW dan RT. Informasi yang dihimpun meliputi jumlah rumah, jadwal dan kondisi pengangkutan sampah, jenis sampah dominan, kepemilikan tempat sampah, kondisi kebersihan, serta kondisi penumpukan sampah.
Penjelasan Tata Cara Pengisian dan Pengelolaan Database Sampah kepada Tim Pengelola Sampah Desa Depok
Pendataan juga mencakup 23 kawasan pantai di Desa Depok dengan memperhatikan kondisi kebersihan dan ketersediaan fasilitas tempat sampah.
Untuk memberikan gambaran kondisi yang lebih terukur, beberapa indikator persampahan dinilai menggunakan skala 1–3, mulai dari kondisi kurang hingga baik.
Penilaian tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi persampahan secara lebih konsisten pada setiap wilayah yang didata.
Data yang terkumpul kemudian disusun dalam bentuk database dan divisualisasikan melalui diagram batang serta diagram lingkaran.
Penyajian data ini diharapkan dapat memudahkan pemerintah desa dalam melihat kondisi persampahan secara lebih ringkas serta mengidentifikasi wilayah yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Hasil pendataan menunjukkan masih terdapat sejumlah kondisi yang perlu menjadi perhatian, seperti penumpukan sampah dan perilaku pembuangan sampah yang belum sesuai.
Informasi tersebut menjadi bagian penting dalam database untuk memberikan gambaran mengenai kondisi persampahan di setiap wilayah Desa Depok.
Penyerahan Database Persampahan Desa Depok kepada Pemerintah Desa & Tim Pengelola Sampah Depok sebagai luaran kegiatan KKN TIM II Universitas Diponegoro
Kebutuhan akan data persampahan juga menjadi salah satu hal yang melatarbelakangi penyusunan database ini. Pak Rasullan selaku Kepala Dusun Tegalrejo menyampaikan bahwa sebelumnya belum terdapat data terkait persampahan di Desa Depok.
“Sebelumnya belum ada data terkait persampahan di Desa Depok,” ujar Pak Rasullan, Kepala Dusun Tegalrejo, Desa Depok.
Melalui penyusunan Database Persampahan Desa Depok, KKN Tim II Universitas Diponegoro berupaya menyediakan data yang dapat menjadi salah satu dasar dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Keberadaan data yang terstruktur diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam melakukan pemantauan serta menentukan langkah pengelolaan sampah sesuai dengan kondisi di wilayah Desa Depok.
Penulis: Bas Mitzsvah Mayta Sihombing, KKN Tim II Universitas Diponegoro
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar