Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Digitalisasi UMKM Desa Sumub Kidul melalui QRIS, Google Maps, dan Media Promosi

waktu baca 3 menit
Senin, 27 Jul 2026 20:30 7 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) Tim II mendorong digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sumub Kidul, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan.

Program tersebut dilakukan melalui pendataan UMKM, pendampingan penggunaan QRIS, registrasi lokasi usaha melalui Google Maps, serta penguatan identitas dan media promosi usaha.

Program ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi mahasiswa yang menemukan bahwa sebagian pelaku UMKM di Desa Sumub Kidul belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal.

Pemanfaatan pembayaran non-tunai, pencantuman lokasi usaha di Google Maps, serta penggunaan media promosi dan identitas produk masih perlu diperkuat agar usaha lebih mudah ditemukan dan dikenal konsumen.

Kegiatan diawali pada Senin (27/7/2026) dengan pendataan dan wawancara langsung ke tempat usaha pelaku UMKM. Mahasiswa menggali profil usaha sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dan kendala yang dihadapi masing-masing pelaku usaha.

Hasil pendataan kemudian disusun dalam bentuk database UMKM yang dapat menjadi dasar informasi bagi pemerintah desa dalam memahami potensi dan kondisi UMKM di wilayahnya.

Baca juga:  Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Selain pendataan, mahasiswa KKN juga memberikan pendampingan digitalisasi sesuai kebutuhan pelaku usaha. Sebanyak lima pelaku UMKM mendapatkan bantuan pembuatan media promosi berupa banner, desain logo dan label kemasan, serta pendampingan pembuatan QRIS.

Mahasiswa juga membantu registrasi lokasi usaha pada Google Maps agar keberadaan UMKM lebih mudah ditemukan oleh masyarakat maupun calon konsumen.

Pendampingan tidak hanya berfokus pada aspek digital, tetapi juga pada penguatan identitas produk. Pelaku UMKM didampingi dalam menentukan desain logo dan kemasan yang sesuai dengan karakter usaha masing-masing.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik produk sekaligus memberikan identitas yang lebih jelas ketika dipasarkan secara langsung maupun melalui media digital.

Baca juga:  KAI Logistik Fokus Kembangkan Pergudangan, Siapkan Gudang Ramah Lingkungan Modern di Bandung dan Purwokerto

Program kemudian dilanjutkan pada Selasa (11/8/2026) melalui sosialisasi dengan tema “Strategi Efektif untuk Digitalisasi UMKM” yang diberikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan KKN UNDIP, Suryani, S.S., M.A.

Kegiatan tersebut membahas pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha, termasuk strategi pemasaran dan pemanfaatan berbagai platform digital.

Salah satu pelaku UMKM, Adit, yang menjalankan usaha Susu Kedelai Segar dan Barokah Cake and Bakery yang menjual roti dan bolu, menyampaikan bahwa aspek kemasan masih menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan produknya.

“Sebelumnya kami sudah melakukan observasi terhadap beberapa pilihan harga packaging, tetapi belum menemukan yang sesuai dengan anggaran usaha.

Dengan adanya pendampingan dari mahasiswa KKN, kami jadi lebih terbantu dalam mempertimbangkan kemasan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan usaha,” ujar Adit.

Dari sisi pemerintah desa, program tersebut juga dinilai memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan mendukung pendataan usaha di Desa Sumub Kidul.

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNDIP karena telah membantu pelaku UMKM, mulai dari pendataan hingga pembuatan media promosi seperti banner dan logo. Pendampingan ini memberikan kemudahan bagi pelaku usaha sekaligus membantu pemerintah desa memiliki data UMKM yang lebih tertata,” ujar Kepala Desa Sumub Kidul, Gumun Widagdo, A.Md.

Baca juga:  Memahami Kekerasan Dalam Rumah Tangga dari Segi Pandangan Hukum, Mahasiswa Tim II KKN Undip Gelar Diskusi Interaktif Bersama PKK Desa Semin

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berharap pelaku UMKM Desa Sumub Kidul semakin mampu memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan usaha, mulai dari transaksi, pencarian lokasi usaha, hingga promosi dan penguatan identitas produk.

Sementara itu, database UMKM yang telah disusun diharapkan dapat dimanfaatkan pemerintah desa sebagai salah satu dasar dalam mendukung pengembangan UMKM secara berkelanjutan.

Program digitalisasi UMKM ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNDIP yang terdiri atas Benita Zara Zaynah (Ilmu Pemerintahan), Melisa Sintya Ulfa (Akuntansi Perpajakan), Muhammad Syadza Zidane Hidayat (Ekonomi), Naila Putri Wajdi (Psikologi), Wadhia Siestian Ihab (Administrasi Publik), dan Yolanda Togi Alexandra Tamba (Hukum).

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA