KKN Reguler Tim II UNDIP Edukasi 160 Siswa MTs Rifa’iyah Kesesi melalui Program Pemimpin Muda Demokratis

waktu baca 4 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 20:20 5 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) yang melaksanakan pengabdian di Desa Srinahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, menyelenggarakan program edukasi bertajuk “Pemimpin Muda Demokratis” di MTs Rifa’iyah Kesesi pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 160 siswa kelas VII, VIII, dan IX, baik putra maupun putri.

Program “Pemimpin Muda Demokratis” merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP kepada masyarakat di Desa Srinahan dan sekitarnya melalui bidang pendidikan.

Kegiatan ini berfokus pada penguatan nilai-nilai kepemimpinan, berpikir kritis, komunikasi, musyawarah, serta pengambilan keputusan secara demokratis kepada generasi muda.

Kegiatan edukasi dirancang untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jabatan atau posisi tertentu, tetapi dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk memahami bahwa menjadi pemimpin dapat dimulai dari keberanian mengambil tanggung jawab, membantu teman yang mengalami kesulitan, menjadi ketua kelas atau ketua OSIS, memimpin kerja kelompok, serta mampu menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitarnya.

Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN mengajak siswa untuk memahami terlebih dahulu mengenai makna seorang pemimpin.

Baca juga:  Bangun Literasi Digital, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Perkenalkan AI Kepada Anak-anak Sekolah Dasar

Siswa diberikan pertanyaan sederhana mengenai siapa saja yang dapat disebut sebagai pemimpin. Para siswa secara aktif mampu menyebutkan berbagai contoh tokoh dan posisi kepemimpinan, seperti bupati, menteri, presiden, kepala desa, hingga kepala sekolah.

Tidak hanya mengenali sosok pemimpin, siswa juga mampu mengidentifikasi berbagai karakter yang perlu dimiliki seorang pemimpin.

Beberapa sifat yang berhasil disebutkan oleh siswa antara lain bertanggung jawab, amanah, dapat dipercaya, mampu mendengarkan aspirasi, kritis, serta mampu mengambil keputusan dengan baik.

Untuk memperkuat pemahaman siswa, kegiatan dilanjutkan dengan studi kasus mengenai kepemimpinan dalam kerja kelompok. Siswa diberikan sebuah permasalahan yang menggambarkan perbedaan pendapat dalam kelompok ketika menentukan bentuk tugas yang akan dibuat.

Dalam kasus tersebut, setiap anggota memiliki gagasan yang berbeda sehingga kelompok mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan.

Studi kasus tersebut kemudian diselesaikan melalui tiga pertanyaan yang dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa, mulai dari mengidentifikasi masalah, menentukan langkah yang perlu dilakukan sebagai seorang pemimpin, hingga menentukan cara mengambil keputusan agar seluruh anggota kelompok tetap merasa dihargai.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tim II UNDIP Adakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Melati dan Sekam Padi Bersama KWT Sekar Melati

Agar siswa dapat terlibat secara langsung, setiap angkatan diberikan kesempatan untuk mengirimkan satu orang perwakilan, sehingga terdapat tiga siswa dari kelas VII, VIII, dan IX yang maju untuk menyampaikan jawaban atas pertanyaan studi kasus.

Ketiga perwakilan tersebut mampu memberikan jawaban dengan baik dan teliti serta menunjukkan kemampuan dalam menganalisis permasalahan dan memberikan alternatif penyelesaian.

Antusiasme siswa juga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Siswa aktif memberikan jawaban ketika diberikan pertanyaan dan menunjukkan keberanian dalam menyampaikan pendapat di depan teman-temannya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa memiliki potensi untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, berpikir kritis, dan kepemimpinan apabila diberikan ruang untuk berpartisipasi.

Selain edukasi, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP juga memberikan poster edukatif mengenai jiwa kepemimpinan kepada pihak sekolah sebagai salah satu luaran kegiatan.

Poster tersebut memuat nilai-nilai dan karakter kepemimpinan yang perlu ditanamkan kepada siswa, seperti tanggung jawab, amanah, keberanian berpendapat, kemampuan mendengarkan, berpikir kritis, dan kepedulian terhadap sesama.

Baca juga:  Semarak Hari Santri Nasional di MI NU 68 Leban, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Siswa Rayakan dengan Edukasi dan Lomba Islami

Poster tersebut diharapkan dapat ditempatkan di beberapa sudut sekolah sehingga tidak hanya menjadi hasil kegiatan KKN, tetapi juga dapat menjadi pengingat, motivasi, dan acuan bagi siswa untuk menerapkan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program “Pemimpin Muda Demokratis”, mahasiswa KKN Reguler Tim II UNDIP berharap siswa MTs Rifa’iyah Kesesi semakin memiliki kepercayaan diri untuk melihat dirinya sebagai calon pemimpin di masa depan.

Kepemimpinan tidak harus menunggu seseorang memiliki jabatan atau posisi tertentu, melainkan dapat dimulai dari tindakan sederhana seperti membantu teman, berani menyampaikan pendapat, mendengarkan orang lain, bertanggung jawab terhadap tugas, memimpin kerja kelompok, serta berani mengambil keputusan yang baik dan bertanggung jawab.

Kegiatan edukasi berlangsung dengan baik dan lancar serta mendapatkan partisipasi aktif dari para siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kepemimpinan dan demokrasi dapat terus tumbuh dalam kehidupan siswa, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

“Pemimpin bukanlah mereka yang hanya berdiri di depan, tetapi mereka yang berani bertanggung jawab, mau mendengarkan, berpikir kritis, dan mengajak orang lain untuk tumbuh bersama.”

 

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA