Jatengvox.com – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 12 Universitas Diponegoro telah melaksanakan serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat pada Rabu (23/7/2026) pada Hari Anak Nasional.
Mengusung fokus pada kesehatan anak, kelestarian lingkungan, dan optimalisasi potensi ekonomi lokal, para mahasiswa menghadirkan aksi nyata di TK Pertiwi 1 serta area BUMDes Tawangsari.
Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari di TK Pertiwi 1 Tawangsari melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Vika Nooriska Melyawati, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Undip dengan penyampaian yang menyesuaikan gaya belajar anak usia dini, Vika memanfaatkan media panggung boneka tangan untuk mendongeng, mengajak peserta didik bernyanyi bersama, hingga memandu praktik langsung enam langkah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sesuai standar Kementerian Kesehatan.

“Anak-anak usia dini lebih mudah menangkap pesan sanitasi jika disampaikan lewat jalur permainan dan interaksi yang menyenangkan. Harapannya, kebiasaan cuci tangan yang benar ini tidak berhenti di sekolah saja, tetapi juga terbawa sampai ke rumah dan menjadi fondasi penerapan budaya Sekolah Adiwiyata,” ungkap Vika di sela-sela pendampingan.
Para siswa tampak antusias memperagakan gerakan cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir yang disiapkan di halaman sekolah.
Tak berhenti pada pembentukan karakter hidup sehat, aspek kesadaran lingkungan juga diperkuat lewat penayangan media pembelajaran interaktif berbasis audio-visual.
Devarlo Rahadyan Razan, mahasiswa Teknik Komputer Undip, merancang sesi pemutaran film pendek edukatif bertema lingkungan yang diproyeksikan khusus sesuai daya tangkap anak-anak.

Sebelum penayangan, seluruh perangkat audio-visual dipastikan siap agar jalannya pembelajaran berlangsung fokus dan kondusif.
Melalui tayangan film tersebut, anak-anak diajak mengenali pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, memilah jenis sampah, serta merawat tanaman di sekitar mereka.
Sesi ini kemudian ditutup dengan permainan kuis interaktif dan tanya jawab ringan. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan seputar isi film mendapatkan apresiasi kecil, yang makin menambah keceriaan suasana kelas.
Di sisi lain, kontribusi nyata untuk pengembangan ekonomi desa disumbangkan oleh Devanza Rayhan Attala Hanif, mahasiswa Program Studi Arsitektur Undip.

Devan menyusun usulan rancangan visual dan tata ruang interior tiga dimensi (3D) untuk bangunan ruko serta kantor BUMDes Tawangsari.
Langkah ini diambil untuk merespons kebutuhan BUMDes dalam menata fasilitas usahanya agar lebih fungsional, tertata, dan siap memfasilitasi produk-produk UMKM lokal.
Proses perancangan diawali Devan dengan melakukan observasi lapangan, pengukuran dimensi bangunan eksisting, serta wawancara mendalam bersama pengurus BUMDes dan perangkat desa setempat.
Berkas rancangan arsitektur yang diserahkan tersebut diharapkan dapat menjadi dokumen rujukan praktis bagi pemerintah desa jika kelak hendak melakukan renovasi atau penataan fasilitas BUMDes secara bertahap dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Tim KKN-T IDBU 12 Undip berharap bahwa inisiatif kecil yang telah dimulai dapat terus dirawat oleh masyarakat setempat.
Ke depan, pembiasaan hidup sehat pada anak-anak serta dokumen rancangan pengembangan BUMDes diharapkan dapat memberikan dampak positif yang panjang bagi kemajuan Desa Tawangsari.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar