Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan Program Sosial Kemasyarakatan Kelompok berupa Program Penguatan Karakter, Literasi, dan Kecakapan Hidup Anak Sekolah Dasar melalui Edukasi Interaktif di SDN Desa Karangrejo, (20/7/2026).
Salah satu kegiatannya adalah edukasi pengenalan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan rambu-rambu lalu lintas bagi siswa sekolah dasar.
Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran keselamatan diri sejak dini, baik dalam menghadapi risiko kebakaran maupun dalam berlalu lintas.
Pengetahuan keselamatan dinilai penting dikenalkan sejak usia dini agar anak lebih waspada dan mampu bersikap tepat menghadapi situasi berbahaya.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berperan sebagai fasilitator sekaligus pemateri yang menyampaikan pengenalan fungsi, jenis, dan cara kerja APAR secara sederhana, serta pengenalan berbagai rambu lalu lintas beserta artinya.
Materi disampaikan melalui pendekatan permainan edukatif (edu-game) yang disesuaikan dengan karakteristik dan kemampuan belajar anak sekolah dasar, sehingga pesan keselamatan dapat diterima dengan cara yang menyenangkan, mudah diingat, dan praktis diterapkan.
Siswa diajak mengenal bentuk dan fungsi APAR melalui permainan tebak gambar dan simulasi sederhana, serta bermain peran menyeberang jalan untuk mengenali rambu larangan, peringatan, dan perintah.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui permainan kelompok, tanya jawab, dan simulasi yang melibatkan siswa secara aktif, dengan contoh situasi sehari-hari agar siswa dapat berpikir dan menyampaikan pendapatnya.
Salah satu guru SDN Desa Karangrejo menyampaikan bahwa edukasi ini bermanfaat karena berkaitan langsung dengan keselamatan siswa sehari-hari, baik di sekolah maupun di jalan.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu, karena anak-anak jadi lebih paham cara menyelamatkan diri saat ada bahaya, tanpa harus merasa takut. Cara penyampaiannya lewat permainan membuat mereka lebih cepat mengerti dibanding hanya dijelaskan secara lisan,” ungkapnya.
Mahasiswa berharap siswa dapat membangun kesadaran keselamatan, mengenali APAR sebagai langkah awal kesiagaan terhadap bahaya kebakaran, serta memahami dan mematuhi rambu lalu lintas.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk penerapan peran mahasiswa sebagai fasilitator dan pemateri melalui metode edukasi yang kreatif dan mudah dipahami anak-anak.
Dengan edukasi interaktif berbasis permainan ini, diharapkan siswa SDN Desa Karangrejo tumbuh menjadi generasi yang lebih tanggap, waspada, dan bertanggung jawab menjaga keselamatan diri.
Penulis: Ryan Ekarama Nugraha, Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan, Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar