Jatengvox.com – Sebagai bagian dari rangkaian Program Sosial-Kemasyarakatan, Hany Pusporini sebagai salah satu bagian dari Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNDIP Desa Karangrejo mengadakan kegiatan sosialisasi bertema “Anti-Bullying” bagi siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karangrejo.
Kegiatan ini menyasar siswa kelas 3 dan menjadi salah satu program edukasi karakter yang dijalankan oleh mahasiswa KKN UNDIP di sekolah tersebut.
Kegiatan sosialisasi anti-bullying ini dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026, bertempat di ruang kelas 3 SDN Karangrejo.
Program ini digagas dan difasilitasi oleh Hany, sebagai bagian dari program kerja individu dalam Sosial-Kemasyarakatan yang berfokus pada edukasi dan pembentukan karakter anak usia sekolah dasar.
Latar belakang diadakannya sosialisasi ini didasari oleh keprihatinan terhadap masih maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, baik dalam bentuk verbal, fisik, maupun sosial, yang kerap dianggap sepele namun berdampak besar pada tumbuh kembang anak.
Program ini berupaya menanamkan nilai-nilai saling menghormati, empati, dan keberanian melapor sejak dini, sehingga siswa memiliki bekal pengetahuan untuk mengenali serta menghadapi tindakan bullying yang ada di lingkungan mereka.
Jalannya kegiatan diawali dengan pembukaan dan perkenalan dari fasilitator, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian bullying, jenis-jenisnya, serta dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku.
Materi disampaikan secara interaktif menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak, dilengkapi dengan ilustrasi cerita, tanya jawab, serta simulasi sederhana tentang cara bersikap ketika melihat atau mengalami perundungan.
Di akhir sesi sebagai tindak lanjut, siswa diajak untuk membuat poster DIY serta kesepakatan kelas sebagai bentuk komitmen berkelanjutan bersama untuk saling menyayangi dan tidak melakukan tindakan bullying kepada teman-temannya.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas 3, Qory, turut memberikan kesan positifnya setelah mengikuti sosialisasi tersebut.
“Aku jadi tahu kalau bullying itu enggak boleh, dan kalau ada teman yang dibully aku harus berani menolong dan bilang ke guru atau orang tua” ujar Qory.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SDN Karangrejo dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih peka terhadap lingkungan sosialnya, berani bersikap terhadap ketidakadilan, dan mampu menciptakan suasana sekolah yang aman serta nyaman bagi semua pihak.
Penulis: Hany Pusporini
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
PILIHAN NOMINAL

Tidak ada komentar