Jatengvox.com – Sebanyak 15 orang mahasiswa KKN MIT 22 Posko 37 UIN Walisongo telah selesai melaksanakan pengajaran di TPQ Al-Khoiriyah, Dusun Banjaran, Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Kegiatan pengajaran ini dilaksanakan selama dua minggu, mulai tanggal 25 Juli sampai dengan 6 Agustus 2026.
Kegiatan pengajaran merupakan salah satu program kerja dari KKN MIT 22 Posko 37 UIN Walisongo yang dikoordinir oleh Divisi Pendidikan dan Keagamaan.
Tujuan dari kegiatan ini bukan sekedar untuk meningkatkan pengetahuan dan semangat belajar anak-anak, tetapi juga dapat membantu para guru atau ustadz/ustadzah dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, serta dapat menambah kemampuan mengajar para mahasiswa KKN.

TPQ Al-Khoriyah merupakan salah satu pusat pembelajaran non-formal yang berada di Dusun Banjaran, Desa Kesongo. TPQ ini juga merupakan salah satu unit pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Al-Khoiriyah, yang diasuh oleh Kyai Ahmad Mamsuri.
Mahasiswa KKN MIT 22 Posko 37 UIN Walisongo diberi kesempatan selama dua minggu untuk membantu proses kegiatan belajar mengajar para ustadz/ustadzah di TPQ Al-Khoiriyah.
Hari Sabtu, tanggal 25 Juli 2026 adalah hari pertama dimana mahasiswa mulai melakukan pengajaran di TPQ. Sebelum memasuki kelas, mahasiswa KKN diberi arahan dan bimbingan oleh ustadz/ustadzah terlebih dahulu mengenai jadwal dan materi pembelajaran, serta waktu dan teknis pelaksanaan pengajaran di TPQ Al-Khoiriyah.
Pengajaran di TPQ Al-Khoiriyah dilaksanakan setiap hari pukul 14.00 WIB hingga pukul 15.15 WIB, kecuali di hari Jumat. Dalam proses pengajaran, 15 orang mahasiswa KKN dibagi ke dalam empat tingkatan kelas, yang masing-masing tingkatannya terdapat dua ruangan.
Materi yang diajarkan kepada anak-anak disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak TPQ. Dimulai dari pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Yanbu’; hafalan surat pendek, bacaan sholat, dan doa harian; hingga praktik wudhu dan sholat.
Waktu dua minggu yang diberikan, dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh mahasiswa KKN dalam mengajar anak-anak di TPQ Al-Khoiriyah.
Selama mengajar, anak-anak sangat antusias mengikuti pembelajaran, terutama ketika memasuki sesi permainan seru dan edukatif.
Proses pengajaran berjalan dengan baik dan mendapat sambutan positif dari anak-anak maupun para ustadz/ustadzah.

Pelaksanaan pengajaran ini juga mendapatkan sambutan positif dari Kepala TPQ Al-Khoiriyah, Gus Muhammad Maimun Najjah,
“Saya ucapkan terimakasih kepada mas dan mbak dari KKN UIN Walisongo karena telah bersedia mengajar, membantu ustadz/ustadzah di TPQ ini. Mohon maaf apabila terkadang kami para ustadz/ustadzah belum bisa mendampingi kalian selama proses mengajar di kelas. Semoga melalui pengajaran ini, ilmu yang kalian telah berikan kepada anak-anak disini dapat bermanfaat. Kami juga mengharapkan doa dari kalian semua, semoga lembaga ini semakin lama dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ucap beliau kepada para mahasiswa KKN pada hari terakhir pelaksanaan pengajaran.
Kegiatan pengajaran di TPQ Al-Khoiriyah diselesaikan dengan berpamitan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoiriyah, Kepala TPQ Al-Khoiriyah, dan para ustadz/ustadzah, serta anak-anak. Kemudian dilanjut dengan doa bersama oleh Kyai Ahmad Samsuri selaku pengasuh, penyerahan kenang-kenangan, dan diakhiri dengan foto bersama.
Penulis: Tsalis A.
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar