Jatengvox.com – Mahasiswa Tim KKNT IDBU-07 Universitas Diponegoro (Undip) merancang panduan wawancara dan dokumentasi terstruktur sebagai bagian dari program kerja multidisiplin di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, yang berlangsung sejak 2 hingga 30 Juli 2026.
Program ini digagas oleh Miftahul Khasanah, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Undip, sebagai bagian dari pengembangan repositori digital kearifan lokal bertajuk KALOKA.
Kegiatan ini bertujuan menggali dan mendokumentasikan pengetahuan serta pengalaman masyarakat dalam mengelola potensi desa secara sistematis, agar dapat diwariskan dan diakses secara digital oleh generasi berikutnya.

Miftahul menyusun panduan wawancara terstruktur yang dirancang untuk menggali empat dimensi kearifan lokal, yang kemudian digunakan bersama oleh seluruh anggota tim saat turun ke lapangan.
Ia juga membuat form consent atau lembar persetujuan dokumentasi yang wajib ditandatangani setiap narasumber sebelum wawancara berlangsung, sebagai bentuk penghormatan terhadap hak dan privasi warga.
Selain ikut turun langsung mewawancarai narasumber, Miftahul juga bertanggung jawab mentranskrip seluruh hasil wawancara dari tim secara verbatim, satu per satu, untuk menjadi bahan baku konten repositori KALOKA.
Proses ini memakan waktu cukup panjang mengingat volume rekaman yang harus ditranskrip secara detail dan akurat.
Pak Khairul, salah satu tokoh masyarakat yang diwawancarai, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN tersebut.
“Baru kali ini ada mahasiswa yang benar-benar duduk lama mendengarkan cerita kami, sampai minta izin tertulis segala. Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat dan tersimpan dengan baik,” ujarnya.

Miftahul menjelaskan, proses transkripsi verbatim menjadi tahap krusial agar nuansa dan detail cerita narasumber tidak hilang sebelum diolah menjadi narasi oleh tim penulis KALOKA.
“Setiap detail di rekaman sengaja kita pertahankan apa adanya. Karakter dan gaya tutur masyarakat Desa Sobokerto itu nilai penting yang mau kita amankan di repositori ini,” kata Miftahul.
Melalui panduan dan transkrip yang disusun, program ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan repositori KALOKA sebagai wadah pelestarian kearifan lokal Desa Sobokerto.
Penulis: Miftahul Khasanah Tim KKNT IDBU-07 Desa Sobokerto, Boyolali
Tidak ada komentar