Mahasiswa KKN TIM II Undip Desa Banyuurip bersama siswa-siswi SDN Banyuurip 02 usai menggelar program “SAHABAT Banyuurip” yang berisi edukasi pencegahan bullying dan literasi digital Jatengvox.com – Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro (Undip) Desa Banyuurip menyelenggarakan program SAHABAT Banyuurip (Sinergi Harmoni dalam Pembentukan Karakter Anak) di Aula SDN Banyuurip 02, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, pada Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 70 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 ini bertujuan meningkatkan kesadaran anak mengenai bahaya bullying, pentingnya bijak menggunakan media digital, serta memperkuat karakter melalui keteladanan para pahlawan Indonesia.
Program ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus perundungan di kalangan anak serta semakin tingginya penggunaan gawai sejak usia dini yang belum diimbangi dengan pemahaman mengenai literasi digital.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan edukasi yang mudah dipahami sekaligus menyenangkan agar materi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN TIM II Undip Desa Banyuurip lintas disiplin ilmu, yaitu Nabila Putri Wibowo (Ilmu Komunikasi), Hazel Abrar (Hukum), Catur Purna Laras (Sejarah), dan M. Daffa Fahreza (Sastra Jepang).

Rangkaian acara diawali dengan penyampaian materi mengenai bullying, dilanjutkan edukasi mengenai penggunaan media digital secara bijak.
Untuk menjaga antusiasme peserta, mahasiswa menyisipkan sesi ice breaking sebelum melanjutkan materi penguatan karakter melalui pengenalan pahlawan nasional beserta nilai-nilai positif yang dapat diteladani.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para siswa aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, serta menyanyikan jingle “Stop Bullying” bersama.
Antusiasme peserta semakin terlihat saat sesi pembagian hadiah dan snack di akhir kegiatan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dengan dukungan Kepala SDN Banyuurip 02 beserta bapak dan ibu guru.
Nabila Putri Wibowo, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro sekaligus pelaksana program, berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, melalui program SAHABAT Banyuurip ini adik-adik dapat lebih bijak dalam menggunakan media digital, mampu menghargai sesama teman, serta bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying,” ujar Nabila.
Melalui program SAHABAT Banyuurip, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro berharap edukasi mengenai pencegahan bullying, literasi digital, dan penguatan karakter dapat terus ditanamkan sejak dini.
Dengan pendekatan yang interaktif melalui materi, permainan edukatif, dan pengenalan nilai-nilai keteladanan pahlawan, diharapkan para siswa mampu menerapkan sikap saling menghargai, bertanggung jawab, serta bijak dalam memanfaatkan media digital.
Penulis: Nabila Putri Wibowo, Wakil Koordinator Desa KKN TIM II Universitas Diponegoro Desa Banyuurip
PILIHAN NOMINAL

Tidak ada komentar