Pamitan Penuh Haru Mahasiswa KKN Posko 05 UIN Walisongo Semarang di Desa Pamriyan

waktu baca 2 menit
Kamis, 28 Agu 2025 16:45 21 Redaksi

Jatengvox.com – Kendal, 27 Agustus 2025 – Suasana haru menyelimuti acara perpisahan dan serah terima Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 05 UIN Walisongo Semarang di Desa Pamriyan, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.

Acara ini menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa yang telah berlangsung sejak 17 Juli 2025.

Acara yang dilaksanakan di Balai Desa Pamriyan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Pamriyan, Rizal Taufik, para perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota KKN.

Baca juga:  Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok KKN mewakili seluruh anggota menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat, dukungan, dan kerja sama yang luar biasa dari seluruh warga Desa Pamriyan.

Mereka juga memohon maaf atas segala kesalahan, baik tutur kata maupun perbuatan yang mungkin kurang berkenan selama berada di desa.

Sambutan haru juga datang dari Kepala Desa Pamriyan, Rizal Taufik.

Baca juga:  Dukung Gerakan Pilah Sampah, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajarkan Pembuatan Pupuk Organik Cair di RT 04 RW 05 Palebon

Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas segala kontribusi positif yang telah diberikan oleh mahasiswa KKN.

Program-program di bidang pendidikan, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat dinilai telah membawa dampak nyata bagi kemajuan desa.

“Kami berharap tali silaturahmi ini tidak akan terputus. Pintu Desa Pamriyan akan selalu terbuka untuk kalian semua,” tutur Rizal Taufik.

Sebagai simbolis berakhirnya kegiatan KKN, dilakukan penyerahan kembali mahasiswa secara resmi dari Pemerintah Desa Pamriyan kepada pihak universitas yang diwakili oleh Ketua Koordinator Desa.

Momen ini menjadi puncak perpisahan, di mana mahasiswa dan warga desa saling berpamitan dengan penuh kehangatan, menyimpan kenangan indah selama masa pengabdian.

Baca juga:  Kementerian PU Audit Bangunan Pesantren dan Sekolah Rawan Ambruk, Anggarkan Rp25 Miliar untuk Tahap Awal

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA