Berita  

Belajar dari Pelaku Usaha Lokal, Mahasiswa KKN Kunjungi UMKM Tempe di Desa Bakung

Sejumlah mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang membantu proses pengemasan kedelai saat mengunjungi salah satu UMKM tempe di Desa Bakung, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang melaksanakan kunjungan ke salah satu UMKM tempe di Desa Bakung, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, (23/5/26).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat proses produksi tempe sekaligus menggali potensi usaha lokal yang menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat desa.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung tahapan pembuatan tempe, mulai dari proses pemilihan bahan baku, perendaman kedelai, perebusan, fermentasi, hingga pengemasan produk.

Selain itu, mahasiswa juga berdiskusi dengan pemilik usaha mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam menjalankan usaha tempe.

Baca juga:  Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen

Pemilik UMKM tempe, Abdur Rukyat, menjelaskan bahwa proses pembuatan tempe membutuhkan ketelitian pada setiap tahap produksi agar kualitas produk tetap terjaga dan diminati pelanggan.

“Menjaga kualitas menjadi hal yang paling penting dalam usaha ini. Dengan kualitas yang baik, pelanggan akan tetap percaya dan usaha dapat terus berkembang,” ujar Abdur Rukyat.

Koordinator Desa (Kordes) KKN UIN Walisongo, Muhammad Noor Rizqi, mengatakan bahwa kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami peran UMKM dalam mendukung perekonomian masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat belajar secara langsung mengenai proses produksi serta melihat bagaimana UMKM berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” ujar Muhammad Noor Rizqi.

Baca juga:  Ruang Bersama Indonesia Diluncurkan di Rawa Buaya, Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Kegiatan kunjungan UMKM ini diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai dunia kewirausahaan sekaligus mendorong dukungan terhadap pengembangan usaha lokal sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat Desa Bakung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *