Berita  

BI Rate Meningkat, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif dan Perkuat Kualitas Pembiayaan

Jakarta, 30 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menjaga momentum pertumbuhan bisnis secara terukur di tengah dinamika suku bunga yang terjadi di industri keuangan. Seiring kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate), Perseroan melakukan penyesuaian strategi pembiayaan secara bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan kualitas portofolio.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa perubahan kondisi suku bunga menjadi salah satu indikator penting dalam penentuan strategi pricing perusahaan.

“Pergerakan BI Rate menjadi salah satu faktor yang diperhatikan Perseroan dalam menentukan kebijakan pricing pembiayaan. Penyesuaian dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan nasabah, serta daya saing bisnis agar tetap kompetitif,” ujar Dhani.

Baca juga:  Hadir untuk Melayani, PAM JAYA Sediakan 15 Unit Bus untuk Dukung Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026

Di tengah kondisi pasar yang dinamis dan tantangan terhadap daya beli masyarakat, BRI Finance tetap menjalankan ekspansi pembiayaan secara selektif dengan fokus pada kualitas aset dan pengelolaan risiko yang sehat. Saat ini, Perseroan mengedepankan strategi selective growth dan prudent financing guna menjaga pertumbuhan bisnis tetap berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan manajemen risiko, monitoring kualitas portofolio, hingga optimalisasi proses collection untuk menjaga rasio kredit bermasalah tetap terkendali.

Selain itu, BRI Finance juga terus mengoptimalkan potensi captive market serta memperkuat kolaborasi joint financing bersama BRI Group sebagai bagian dari strategi memperluas penyaluran pembiayaan secara sehat dan terukur.

Baca juga:  Dengan Lebih Dari 20 Juta Pengguna, Indonesia Berpotensi Menjadi Pusat Adopsi Kripto Regional di Tengah Lonjakan Pengguna

“BRI Finance terus melakukan efisiensi biaya operasional dan pengelolaan pricing secara selektif agar profitabilitas perusahaan tetap terjaga di tengah dinamika suku bunga dan kondisi ekonomi saat ini,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES