Berita  

BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pembiayaan, Alat Berat Tumbuh Positif di Kuartal I 2026

Jakarta, 12 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha dari BRI yang bergerak di sektor pembiayaan, mencatatkan pertumbuhan positif pada segmen pembiayaan alat berat sepanjang kuartal I tahun 2026. Kinerja tersebut diraih di tengah kondisi industri pertambangan yang masih menghadapi tekanan akibat penurunan harga batubara global serta dinamika penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Hingga akhir Maret 2026, pembiayaan alat berat BRI Finance tumbuh sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan untuk sektor produktif, khususnya alat berat, masih tetap terjaga seiring aktivitas operasional dan ekspansi sejumlah pelaku usaha di berbagai sektor industri.

Baca juga:  Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kondisi penurunan average selling price (ASP) batubara hingga saat ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap kualitas maupun pertumbuhan portofolio pembiayaan alat berat perseroan.

“Di tengah dinamika industri pertambangan saat ini, permintaan pembiayaan alat berat masih menunjukkan tren yang cukup baik. Kami melihat kebutuhan pelaku usaha terhadap alat berat tetap ada, baik untuk mendukung operasional maupun pengembangan bisnis,” ujar Dhani.

Ia menambahkan, BRI Finance terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan melalui penerapan prinsip kehati-hatian secara konsisten.

Baca juga:  KAI Perkuat Mitigasi Operasional LRT Jabodebek Jelang Puncak Mudik Lebaran

“Kami tetap fokus pada pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan manajemen risiko, monitoring portofolio secara berkala, serta selektivitas dalam penyaluran pembiayaan terus menjadi prioritas kami, khususnya pada sektor-sektor yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap fluktuasi harga komoditas,” tambah Dhani.

Dari sisi komposisi bisnis, segmen pembiayaan alat berat memberikan kontribusi sebesar 17,8% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance hingga kuartal I 2026. Capaian tersebut mempertegas posisi segmen alat berat sebagai salah satu motor pertumbuhan perseroan dalam mendorong ekspansi pembiayaan produktif.

Baca juga:  Geely Mengungkap Visi AI Full-Domain 2.0 di Auto China 2026

Sejalan dengan strategi bisnis jangka menengah, BRI Finance juga terus memperluas diversifikasi pembiayaan ke berbagai sektor produktif lainnya yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan lebih stabil dan berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga struktur portofolio tetap sehat, mengurangi konsentrasi risiko, serta memperkuat fundamental bisnis perusahaan di tengah dinamika ekonomi dan industri.

Dengan strategi tersebut, BRI Finance optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus mempertahankan kualitas aset yang sehat di tengah tantangan pasar yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES