Dukung Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga, KKN UIN Walisongo Adakan Sosialisasi Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama Posko 63 UIN Walisongo Semarang Tahun 2025 menggelar sosialisasi inovatif tentang pemanfaatan limbah rumah tangga dengan mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi pada 10 Agustus 2025.

Kegiatan ini berlangsung di posko 63 KKN Desa Sendangdawung dan diikuti dengan antusias oleh warga sekitar.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap limbah rumah tangga, khususnya minyak bekas pakai.

Daripada dibuang sembarangan dan mencemari lingkungan, minyak jelantah ternyata bisa diolah menjadi produk bermanfaat bahkan bernilai jual.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Posko 7 Perkuat Moderasi Beragama di Desa Rukun Harmoni Kendal

Sosialisasi dimulai dengan pemaparan materi dari salah satu mahasiswa KKN divisi Ekonomi Kreatif, Lala.

Ia menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat sekaligus menjadi peluang usaha baru.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak membuang minyak jelantah sembarangan, karena kalau dibuang begitu saja bisa mencemari tanah dan air, menyumbat saluran, dan merusak lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak ibu-ibu untuk mengolah minyak jelantah jadi lilin aromaterapi yang wangi, bermanfaat, bahkan memiliki nilai jual,” ujarnya.

Dalam sosialisasi ini, mahasiswa tidak hanya sekadar memberi penjelasan, tetapi juga mengajak ibu-ibu untuk praktik langsung membuat lilin aromaterapi.

Baca juga:  Pengajian Sabtu Wage dan Santunan Anak Yatim Piatu IPHI Kecamatan Bancak-Bringin Libatkan Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 86

Proses ini diawali dengan merendam minyak jelantah dengan arang aktif selama 24 jam untuk mengurangi bau tidak sedap, lalu menyaringnya untuk memisahkan kotoran.

Setelah itu, minyak dicampur dengan bahan tambahan seperti stearin sebagai pengeras, pewarna krayon, dan pewangi alami.

Hasil akhirnya adalah lilin aromaterapi yang cantik, tidak hanya bermanfaat sebagai pengharum ruangan, tetapi juga berpotensi bernilai jual.

Mahasiswa KKN turut mengajarkan bagaimana cara pengemasan yang menarik agar dapat menambah penghasilan masyarakat.

Salah satu warga mengaku sangat antusias dengan kegiatan ini.

Baca juga:  Dampingi Anak Terdampak Banjir, Kemenkomdigi Perluas Layanan Psikososial di Kota Padang

“Saya di rumah punya dua botol minyak jelantah, bingung mau dibuang atau dibuat apa. Ternyata bisa dipakai lagi buat lilin yang wangi dan mudah banget bikinnya.

Nanti saya akan langsung praktikkan di rumah,” tuturnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, pembagian leaflet edukasi, dan penyerahan hasil lilin aromaterapi kepada warga yang hadir.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal terciptanya kebiasaan baru dalam memanfaatkan limbah rumah tangga secara kreatif dan produktif.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru