Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek mempertahankan capaian zero accident pada Januari-Februari 2026, dengan tidak ada kasus LTI, Near Miss, FAC, MTC, maupun FAT, serta produktivitas kerja yang stabil.

LRT Jabodebek kembali mencatatkan zero accident di lingkungan kantor pada Januari–Februari 2026, melanjutkan capaian serupa pada tahun 2025. Konsistensi ini terjadi di tengah tingginya aktivitas kerja yang mencapai 205.648 jam kerja kumulatif dalam dua bulan pertama tahun ini.

Berdasarkan data Divisi LRT Jabodebek, tidak terdapat kasus Lost Time Injury (LTI), Near Miss, First Aid Case (FAC), Medical Treatment Case (MTC), maupun Fatality (FAT) sepanjang periode tersebut. Capaian ini mempertahankan tren nihil kecelakaan kerja yang juga tercatat sepanjang 2025.

Dari sisi produktivitas, volume kerja karyawan tercatat 107.888 jam pada Januari dan 97.760 jam pada Februari, dengan rata-rata 102.824 jam kerja. Pada periode yang sama, jumlah karyawan relatif stabil di angka 613 orang pada Januari dan 611 orang pada Februari, menunjukkan kesinambungan kapasitas operasional.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kinerja keselamatan kerja ini menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas operasional LRT Jabodebek secara keseluruhan. Lingkungan kerja yang aman dan terkendali berkontribusi langsung terhadap keandalan layanan, konsistensi perjalanan, serta minimnya gangguan operasional yang berdampak pada pengguna.

Baca juga:  Krisis Sampah Kota Besar, Pemerintah Genjot Infrastruktur dan Teknologi Pengelolaan Sampah

Dengan terjaganya aspek keselamatan internal, LRT Jabodebek dapat memastikan proses operasional berjalan lebih disiplin dan terstandarisasi, sehingga mendukung pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat.

Upaya menjaga kinerja keselamatan kerja dilakukan melalui penerapan pengawasan rutin, edukasi berkelanjutan, serta penguatan budaya preventif di lingkungan kerja. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mempertahankan performa operasional yang stabil dan berkelanjutan.

Keberlanjutan capaian zero accident ini memperkuat posisi LRT Jabodebek sebagai penyedia layanan transportasi publik yang mengedepankan keselamatan, baik bagi pekerja maupun pengguna jasa.

Baca juga:  Wacana Satu Identitas untuk Satu Akun Medsos, Mungkinkah Jadi Solusi Ruang Digital Aman?

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026
LRT Jabodebek Perkuat Koordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Perkotaan
60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?
Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset
Mengapa Generasi Muda Mulai Tertarik pada Dunia Investasi
Edutrain KAI Bandara Sumatera Utara Layani 69 Ribu Peserta Sepanjang 2025
Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Jalin Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara
Pemutaran Film Chak De India di Bandung Perkuat Diplomasi India–Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

LRT Jabodebek Perkuat Koordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Perkotaan

Kamis, 16 April 2026 - 17:03 WIB

60% Pengguna Internet Akui Jawaban AI Lebih Jelas, Brand Harus Apa?

Kamis, 16 April 2026 - 16:03 WIB

Peran Industri Gadai di Tengah Gejolak Global: Bagaimana deGadai Membantu Menjaga Likuiditas Tanpa Kehilangan Aset

Kamis, 16 April 2026 - 16:03 WIB

Mengapa Generasi Muda Mulai Tertarik pada Dunia Investasi

Berita Terbaru