YouTube Manfaatkan AI untuk Perbaiki Kualitas Video Rendah Secara Otomatis

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.comYouTube terus berinovasi untuk meningkatkan pengalaman menonton, terutama bagi pengguna TV.

Platform berbagi video terbesar di dunia ini mengumumkan fitur baru bernama “Resolusi Super”, yang memungkinkan peningkatan kualitas (upscaling) otomatis menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Fitur ini dirancang untuk mengubah video dengan resolusi rendah—seperti SD (480p)—menjadi kualitas yang lebih tinggi hingga HD (720p atau 1080p).

Ke depannya, YouTube berencana memperluas kemampuan AI ini agar dapat meningkatkan hingga resolusi 4K “dalam waktu dekat”.

Menariknya, fitur Resolusi Super ini hanya tersedia untuk perangkat TV pada tahap awal. Setiap kali digunakan, pengguna akan melihat label “Resolusi Super” di bawah pengaturan resolusi video.

Baca juga:  Meta Batasi Akses Konten Remaja di Instagram, AI Diterjunkan untuk Deteksi Usia Pengguna

Meski proses peningkatan kualitas dilakukan otomatis, kreator tetap punya kendali penuh untuk menonaktifkan fitur ini jika tidak menginginkannya.

Langkah ini menunjukkan keseimbangan antara kenyamanan pengguna dan kontrol bagi pembuat konten.

Selain AI untuk video, YouTube juga mengumumkan peningkatan batas ukuran file thumbnail dari sebelumnya 2MB menjadi 50MB. Perubahan ini memungkinkan kreator menampilkan thumbnail beresolusi 4K yang lebih tajam dan menarik.

Tak berhenti di situ, tampilan kanal YouTube di TV juga akan dibuat lebih interaktif.

Pengguna dapat menikmati “pratinjau imersif” langsung dari beranda, serta desain baru untuk kategori Shows agar video tersusun rapi dalam koleksi layak tonton—mirip layanan streaming profesional.

Baca juga:  Cara Menghilangkan Noda Kopi di Baju: Tips Ampuh dan Mudah Dilakukan di Rumah

YouTube juga memperkenalkan pencarian kontekstual di TV, di mana hasil pencarian akan lebih relevan dengan kanal yang sedang diakses.

Misalnya, jika pengguna mencari dari halaman kanal tertentu, video dari kanal itu akan muncul di posisi teratas.

Tak kalah menarik, YouTube akan menambahkan kode QR interaktif pada video yang menampilkan produk.

Pemirsa dapat langsung memindai QR tersebut untuk membuka halaman produk di ponsel mereka—fitur yang jelas menguntungkan bagi brand dan kreator konten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Skema Gaji dan Tunjangan PPPK Paruh Waktu 2026: Ini Aturan dan Rinciannya
Jasa Pembuatan Website Sekolah Murah Profesional dan Terpercaya
Apa Itu Tas Siaga Bencana dan Apa Saja Isinya?
Potensi UMKM Kopi Lokal Jawa Tengah di Tengah Tren Minum Kopi Anak Muda
Kisah Inspiratif Pembatik Kota Semarang: Jejak Tangan Siti Afifah
Spesifikasi Awal iPhone Fold Terungkap, Apple Fokus Stabilitas Desain
Cara Mengajarkan Anak Berhemat dan Menabung Sejak Dini
7 Tips Stimulasi Agar Anak Cepat Bicara: Kegiatan Sederhana yang Bisa Dilakukan di Rumah

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:52 WIB

Skema Gaji dan Tunjangan PPPK Paruh Waktu 2026: Ini Aturan dan Rinciannya

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:04 WIB

Jasa Pembuatan Website Sekolah Murah Profesional dan Terpercaya

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:09 WIB

Apa Itu Tas Siaga Bencana dan Apa Saja Isinya?

Minggu, 28 Desember 2025 - 19:05 WIB

Potensi UMKM Kopi Lokal Jawa Tengah di Tengah Tren Minum Kopi Anak Muda

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:58 WIB

Kisah Inspiratif Pembatik Kota Semarang: Jejak Tangan Siti Afifah

Berita Terbaru

Pendidikan

Pendaftaran SNBP 2026 Resmi Dibuka, Ini Panduan Lengkapnya

Selasa, 3 Feb 2026 - 14:05 WIB